Berita Magetan

Mendagri Tito Karnavian Jauh-jauh ke Magetan Khusus untuk Melihat ADM, Diyakini Bisa Kurangi Korupsi

Mendagri Muhammad Tito Karnavian didampingi Khofifah, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, dan Bupati Suprawoto menyaksikan mesin pencetak dokumen.

Mendagri Tito Karnavian Jauh-jauh ke Magetan Khusus untuk Melihat ADM, Diyakini Bisa Kurangi Korupsi
surya.co.id/doni prasetyo
Mendagri Muhammad Tito Karnavian didampingi Gubernur Khofifah, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, dan Bupati Suprawoto menyaksikan keberadaan mesin pencetak dokumen kependudukan di Plaza Pelayanan Publik Pasar Baru Magetan, Jumat (31/1/2020). 

SURYA.co.id | MAGETAN -  Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyebut, mesin anjungan dokumen mandiri (ADM) mengurangi pelaku korupsi, yang selama ini melekat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Mesin ini bisa mencetak dokumen Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Saya jauh-jauh datang dari Jakarta ke Magetan ini hanya untuk melihat mesin ADM, yang bisa mencetak KTP, KK, dan KIA dalam waktu beberapa menit saja," kata Mendagri Tito Karnavian didampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Magetan Suprawoto di Plaza Pelayanan Publik Pasar Baru Magetan, Jumat (31/1/2020).

Dikatakan Tito, mesin ADM ini bisa ditiru daerah lain. Selain memudahkan warga megurus dokumen kependudukan,  memangkas jalur birokrasi yang selama ini banyak dikeluhkan warga.

"Mesin ADM ini paling tidak selain memudahkan warga, menyingkat waktu, karena proses pengurusan lebih singkat. Yang penting dengan mesin ADM ini, memangkas korupsi yang selama ini dikeluhkan warga. Padahal KTP oleh pemerintah di gratiskan,"kata mantan Kapolri ini.

Menurut Tito, dari 514 bupati/walikotadi Indonesia, Magetan yang pertama kali berhasil menggunakan mesin ADM, dan diharapkan sisanya 513 kabupaten/kota lain segera menyusul.

"Saat kita berdiskusi, Gubernur Jawa Timur langsung menyela, kalau ada mesin seperti ini (ADM) saya ya mau. Bahkan Gubernur Jawa Timur minta kepada Bupati dan Walikota di agar melakukan pengadaan mesin ADN ini, dan menjadi yang nomor satu provinsi di Indonesia yang menggunakan ADM,"jelas Mendagri, yang mulai dielu elukan sebagai calon presiden RI ini.

Kedatangan Mendagri Muhammad Tito Karnavian, selain disambut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, juga Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, serta sejumlah pejabat Forkopimda Jatim dan Magetan.

Mendagri sebelum ke Magetan dari Jakarta turun di Surabaya, melaksanakan sholat Jumat di Masjid Bandara Juanda. Bahkan Mendagri Tito Karnavian didaulat menjadi imam Salat Jumat.

Selesai Salat Jumat, Mendagri Tito melanjutkan perjalanan dengan menggunakan helikopter dan mendarat di Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan.

"Bapak Mendagri dari Lanud Iswahjudi, kita jemput menuju lokasi acara di Pasar Baru, Magetan kota, untuk menyaksikan layanan masyarakat dan mesin ADM di Plaza Pelayanan Publik setempat,"kata Kasi Pemberitaan Humas Pemkab Magetan Eko Budiono, kepada Surya, Jumat (31/1).

Selain meninjau Plaza Pelayanan Publik, Mendagri juga menyerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) berukuran besar buatan Korea Selatan (Korsel) yang dibuat di Jakarta.

"Kementerian Dalam Negeri memberikan Mobil Damkar bukan karena Magetan sering kebakaran. Tapi mobil Damkar ini merupakan kelengkapan sebuah kota/kabupaten. Mudah-mudah mobil Damkar ini bermanfaat dan awet,"pungkas Tito Karnavian.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved