Berita Entertainment

Kemarahan Nikita Mirzani di Balik Tahanan, Ngotot Minta Anak Bayinya, Arkana Dibawa Masuk

Kemarahan Nikita Mirzani di Balik Tahanan, Ngotot Minta Anak Bayinya, Arkana Dibawa Masuk

Kemarahan Nikita Mirzani di Balik Tahanan, Ngotot Minta Anak Bayinya, Arkana Dibawa Masuk
Tribunnews/ Bayu Indra dan Instagram @nikitamirzanimawardi_17
Kemarahan Nikita Mirzani di Balik Tahanan, Ngotot Minta Anak Bayinya, Arkana Dibawa Masuk 

SURYA.CO.ID - Presenter Nikita Mirzani diketahui mengamuk saat ditahan oleh pihak kepolisian terkait statusnya sebagai tersangka atas kasus dugaan penyaniayaan.

Ia dikabarkan mengamuk karena ingin membawa sang putra Arkana (9 bulan) untuk ikut bersamanya di dalam tahanan.

Sebelumnya, Nikita Mirzani dijemput paksa oleh pihak Polres Metro Jakata Selatan pada Jumat (31/1/2020) setelah dua kali mangkir dari panggilan.

Diketahui kini wanita yang akrab disapa Nyai tersebut ditahan di Rutan Jakarta Selatan atas kasus penganiayaan terhadap sang suami, Dipo Latief.

Keterangan terkait sikap Nikita Mirzani di balik tahanan dipaparkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Dilansir dari Tribun Seleb dalam artikel 'Nikita Mirzani Ngamuk Dalam Tahanan, Minta Bayinya Ikut Dengannya' Kombes Yusri mengatakan Nikita Mirzani ingin anaknya ikut dengannya.

"Di dalam tahanan NM memaksa dengan cara marah marah untuk memperbolehkan anaknya Arkana (sembilan bulan) masuk ke dalam tahanan," ujar Yusri Yunus dalam keterangan tertulis, Jumat.

Nikita Mirzani saat tiba di Polres Metro Jakarta Selatan usai dijemput paksa oleh pihak kepolisian, Jumat (31/1/2020).
Nikita Mirzani saat tiba di Polres Metro Jakarta Selatan usai dijemput paksa oleh pihak kepolisian, Jumat (31/1/2020). (Bayu Indra Permana/Tribunnews.com)

Sebelum ditangkap, Nikita Mirzani diketahui telah dua kali mangkir dari pemanggilan polisi dengan alasan berbeda.

Panggilan pertama diluncurkan pihak kepolisian pada 2 Januari 2020, tetapi Nikita tidak hadir dengan alasan persiapan umrah.

Hingga akhirnya pihak kepolisian meluncurkan surat panggilan berikutnya pada 7 Januari 2020.

Halaman
1234
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved