Breaking News:

Banjir Bandang Bondowoso

UPDATE - Data Kerusakan Akibat Banjir Bandang di Kecamatan Ijen Bondowoso

Pemkab Bondowoso merilis data kerusakan akibat banjir bandang di Kecamatan Ijen, Bondowoso.

SURYA.co.id/Sri Wahyunik
Sepeda motor yang ditemukan operator alat berat di timbunan lumpur di Kampung Baru, Kalisat, Ijen, Bondowoso, Kamis (30/1/2020). 

SURYA.co.id | BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso merilis data kerusakan akibat banjir bandang di Kecamatan Ijen, Bondowoso.

Data kerusakan itu dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Syaifullah saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke lokasi banjir di Kampung Baru Desa Kalisat Kecamatan Ijen, Kamis (30/1/2020).

Gubernur Khofifah Turun Langsung Kunjungi Lokasi Banjir Bandang di Kecamatan Ijen Bondowoso

"Dapat kami laporkan ibu gubernur, dampak banjir di Kecamatan Ijen. Kerusakan rumah 214 unit rumah di dua desa. 134 rumah di Desa Kalisat dan 80 rumah di Desa Sempol," ujar Syaifullah.

Orang terluka sebanyak empat orang, 40 unit kandang hewan rusak dan hanyut.

864 hewan ternak terbawa banjir. Rinciannya 800 ekor kambing, 53 ekor sapi dan 11 ekor kuda.

Enam unit musala rusak, tiga titik jembatan rusak dan 8 km plengsengan retak dan jebol.

"Sarana air bersih yang rusak sepanjang 14 km di tiga desa (Desa Sempol, Kalisat, Blawan)," lanjut Syaiful.

Jalan yang rusak sepanjang 16 km, jalan lingkungan rusak sepanjang 7 km dan 22 titik MCK umum rusak.

Lahan pertanian yang terdampak seluas 10 hektare, fasilitas umum yang terdampak juga adalah satu ruang kelas SD, kantor kecamatan dan rumah dinas camat.

Syaifullah juga menuturkan bantuan untuk korban terdampak banjir telah diterima.

Bantuan dari Pemprov Jatim senilai Rp 781 juta, sedangkan dari Pemkab Bondowoso senilai Rp 230 juta.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved