Berita Malang Raya

Karena Virus Corona, Kunjungan Wisatawan Dari Malang ke China Jeblok

“Semua uang wisatawan yang membatalkan perjalanan sudah dikembalikan. Sekarang sudah tidak ada keberangkatan wisatawan ke sana

Karena Virus Corona, Kunjungan Wisatawan Dari Malang ke China Jeblok
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Penumpang pesawat tiba di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Rabu (22/1/2020). Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk mengantisipasi masuknya virus corona yang berasal dari negara China ke wilayah Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Virus corona mengakibatkan lesunya minat wisatawan asal Malang ke Tiongkok.

“Semua uang wisatawan yang membatalkan perjalanan sudah dikembalikan. Sekarang sudah tidak ada keberangkatan wisatawan ke sana (Tiongkok),” ujar Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia DPC Malang Raya, Gagoek Soenar, Kamis (30/1/2020).

Menurut Gagoek, paket perjalanan ke Tiongkok merupakan salah satu yang menjadi favorit wisatawan asal Malang. Hal itu disebabkan lantaran biaya berlibur ke negeri tirau bambu itu sangat murah yakni hanya Rp 3,9 juta per orang selama lima hari.

“Pemerintah Tiongkok memang sedang menggencarkan promosi wisata. Mereka memberikan subsidi penerbangan sehingga biaya perjalanan ke Tiongkok sangat murah,” katanya.

Ia mengatakan, lesunya minat wisatawan ini serupa tahun 2002 saat Tiongkok diserang virus SARS. Saat itu, kunjungan wisatawan Tiongkok ke Jawa Timur menurun drastis hampir satu bulan.

“Virus Corona ini belum dapat dipastikan sampai kapan selesainya,” ucap dia.

Selain itu, kunjungan wisatawan Tiongkok ke Jawa Timur juga turun sebab pemerintah setempat memberlakukan lockdown di Provinsi Hubei. Kebijakan itu melarang warga Tiongkok bepergian ke luar negeri atau meninggalkan provinsi tersebut.

“Nah kebijakan ini saya yakin pasti berdampak juga ke kunjungan wisatawan Tiongkok ke Jawa Timur,” pungkasnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved