DPRD Kota Surabaya

DPRD Dorong Pembangunan Pustu Margorejo Surabaya, Reni Astuti: Aset Pemkot harus Beri Manfaat Warga

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti (berjilbab putih) meninjau bangunan mangkrak yang ada di samping Kelurahan Margorejo, Surabaya.

surya.co.id/sugiharto
SIDAK - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti (berjilbab putih) meninjau bangunan mangkrak yang ada di samping Kelurahan Margorejo, Surabaya, Kamis (30/1/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti mendorong percepatan pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kelurahan Margorejo, Kecamatan Wonocolo.

Sudah 19 tahun warga di kampung ini tanpa ada Pustu, sehingga kerepotan dalam mendapat layanan kesehatan.

"Bagi warga kampung dengan ekonomi bawah, tentu sedikit kerepotan kalau harus naik becak ke Puskesmas Sidosermo. Sebaiknya memang harus ada Pustu di sini (Margorejo)," ucap Reni saat inspeksi mendadak (sidak) di aset Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupa lahan dan bangunan kosong di Margorejo, Kamis (30/1/2020).

Menurut pengakuan warga, kalau mau berobat, mereka harus ke Puskesmas Wonocolo di Sidosermo.

Jaraknya sekitar 2 km dari Margorejo. Mereka pun harus membayar ongkos naik becak Rp 25.000 sekali berangkat.

Kondisi ini membuat Reni turun ke lokasi untuk mengecek kondisi yang sebenarnya. Apalagi, warga di Kelurahan Margorejo juga telah melaporkan kondisi layanan kesehatan di kampung tersebut.

"Layanan kesehatan adalah layanan mendasar. Harus murah dan mudah dalam mengakses layanan ini. Jadi, kami harus mendorong percepatan pembangunan Pustu di Kelurahan Margorejo," kata Reni, politisi PKS.

Dalam sidak kemarin, Reni ditemui Ketua LPMK (Lembaga Perwakilan Masyarakat Kelurahan) Margorejo, Umam, Ketua Tim Penggerak PKK Sri Wilujeng, dan tokoh masyarakat setempat.

Sasarannya adalah bangunan kosong ukuran sekitar 6 x 10 meter di samping Kantor Kelurahan Margorejo.

Bangunan ini mangkrak sejak tahun 2000. Bangunan itu sebenarnya sudah diperuntukkan untuk Pustu.

Halaman
123
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved