Pilbup Trenggalek 2020

Dipastikan Jumlah TPS Dalam Pilbup Trenggalek 2020 Akan Berkurang, KPU: Satu TPS Bisa 800 Pemilih

KPU Kabupaten Trenggalek akan mengurangi jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil 2020, alasannya...

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.co.id/Aflahul Abidin
Seleksi tulis calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kabupaten Trenggalek di gedung kampus STKIP Trenggalek, Kamis (30/1/2020). 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - KPU Kabupaten Trenggalek akan mengurangi jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil 2020.

Dalam Pilbup Trenggalek 2020 jumlah pengurangan ada 50 TPS. Jika pada pilbup lima tahun lalu ada 1.300 TPS, pilbup mendatang hanya 1.250 TPS.

Gembong Derita Hadi selaku Kepala KPU Kabupaten Trenggalek menjelaskan, pengurangan TPS karena keterbatasan anggaran.

KPU mengajukan tambahan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) senilai Rp 6,5 miliar, tambah Gembong, namun nilai yang diterima hanya Rp 500 juta.

"Tambahan itu sekitar Desember lalu," kata Gembong, Kamis (30/1/2020).

Sementara nilai NPHD awal yang diterima KPU sebesar Rp 33,3 miliar. Dengan tambahan susulan itu, nilai totalnya jadi 33,8 miliar.

Tapi, KPU Trenggalek belum memastikan titik TPS mana yang akan dihapus. Untuk menentukan itu, pihaknya akan menentukan akses dan keterjangkauan pemilih.

Yang pasti, satu TPS tak akan lebih dari batas kuota 800 pemilih.

"TPS ada yang banyak di tempat padat. Nah, itu akan kami petakan," sambung Gembong.

Dengan dana yang ada, KPU Trenggalek memastikan tetap bisa mewadahi hingga lima pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Analisa KPU, dua pasangan berasal dari calon perseorangan. Sementara tiga sisanya dari usungan partai politik.

"Kalau skenario lain, apabila calon perseorangan tidak ada, lima-limanya calon dari partai. Kami itung dari kursi yang ada," sambungnya.

Pada Kamis (30/1/2020) ini, KPU Trenggalek juga menggelar tes tulis seleksi Calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebanyak 349 orang.

Nantinya, KPU akan memilih 70 anggota PPK yang tersebar masing-masing 5 di 14 kecamatan yang ada.

"Yang mendaftar kemarin 368. Tapi secara kami seleksi administrasi, 19 orang tidak lolos," kata dia.

Setelah ini, KPU akan menggelar seleksi wawancara. Hasil seleksi akan diumumkan pada 15-21 Februari 2020.

"Pelantikan 29 Februari 2020," tutur Gembong.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved