Berita Pasuruan

RUang Kelas Baru SDN Gentong Akhirnya Diresmikan Plt Wali Kota Pasuruan

Plt Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo akhirnya meresmikan Ruang Kelas Baru Sementara (RKBS) SDN Gentong

RUang Kelas Baru SDN Gentong Akhirnya Diresmikan Plt Wali Kota Pasuruan
galih lintartika/surya
Plt Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo akhirnya meresmikan Ruang Kelas Baru Sementara (RKBS) SDN Gentong paska atapnya ambruk beberapa waktu lalu, Rabu (29/1/2020) siang 

SURYA.co.id | PASURUAN – Plt Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo akhirnya meresmikan Ruang Kelas Baru Sementara (RKBS) SDN Gentong paska atapnya ambruk beberapa waktu lalu, Rabu (29/1/2020) siang.  RKBS dibangun menggunakan anggaran Kementerian PUPR RI melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jatim.

RKBS SDN Gentong memiliki enam ruangan dan dua kamar mandi yang akan digunakan oleh pelajar kelas empat, lima dan enam. Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo mengatakan, ruang kelas yang dibangun ini cukup representatif.

Ia menjelaskan, mulai hari ini, bangunan kelas ini akan digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa dan siswi SDN Gentong.

“Kami mengharapkan semoga ruang kelas baru sementara ini bisa bermanfaat, dan membuat anak-anak tetap semangat belajar untuk bibit bangsa yang berprestasi,” kata Teno, sapaan akrabnya.

Dia menjelaskan, RKBS SDN Gentong dibangun di lahan seluas 68 meter persegi di wilayah Kelurahan Sebani, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Ia berharap ini memberikan manfaat yang maksimal bagi kemajuan pendidikan di Kota Pasuruan.

“Ini respon yang cukup bagus dari Kementrian PUPR. Karena, hanya dalam 23 hari, RKBS ini dapat diselesaikan. Ini sinergitas yang luar biasa dan berhasil kita bangun bersama demi masyarakat Kota Pasuruan,” urainya.

Teno menambahkan, Pemkot Pasuruan akan kembali berkoordinasi dengan Kementerian PUPR unttuk berdiskusi terkait urgensinya membangun ruang kelas tambahan atau langsung merehabilitasi total bangunan SDN Gentong yang ambruk.

“Kemarin, Kementerian sudah menyatakan ke kami akan siap untuk membantu di tahun 2020 ini. Tentu kami menunggu proses hukum terkait kasus ini, setelah itu menentukan tindak lanjutnya lagi untuk pembangunan kembali atap SDN yang ambruk,” paparnya.

Sekadar diketahui, sekolah darurat atau RKBS letaknya tak jauh dari lokasi SDN Gentong.\

Sejak kejadianya ambruknya atap SDN Gentong dan menewaskan dua orang, proses KBM mulai kelas 1 hingga kelas 6 dilaksanakan di Madin Al Islamiyah Al Ghofuriyah Gentong.

Dalam KBM itu dibagi dua shift, yakni pagi dan siang. Namun, sejak diresmikannya RKBS, hanya kelas 1, 2 dan 3 tetap KBM di Madin tersebut, sisanya sudah bisa belajar dengan tenang di RKBS yang baru

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved