Advertorial

Ini Program Prioritas Pemkot Surabaya, Arah Pembangunan di Tahun 2020

Pemkot Surabaya sudah siap mengarungi tahun 2020 dengan berbagai gebrakan dan inovasinya, fokus dalam bidang infrastruktur, kesehatan dan pendidikan.

Ini Program Prioritas Pemkot Surabaya, Arah Pembangunan di Tahun 2020
Adv
Pemerintah Kota Surabaya sudah siap mengarungi tahun 2020 dengan berbagai gebrakan dan inovasinya. Berbagai program prioritas pun telah disusunnya. Tahun ini, pemkot akan fokus dalam bidang infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah siap mengarungi tahun 2020 dengan berbagai gebrakan dan inovasinya. Berbagai program prioritas pun telah disusun. Tahun ini, pemkot akan  fokus dalam bidang infrastruktur, kesehatan dan pendidikan.

Tahun 2020 nampaknya akan menjadi tahun yang bersejarah bagi Kota Pahlawan. Dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya sebesar Rp 10,3 triliun, pemkot akan membangun dan menuntaskan berbagai macam infrastruktur yang telah direncanakan sebelumnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Ery Cahyadi mengatakan prioritas pembangunan tahun 2020 ini sudah disesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya. Fokusnya tahun ini adalah infrastruktur, kesehatan dan pendidikan.

“Visi wali kota itu dituangkan dalam RPJMD, dan fokusnya tiga bidang itu,” kata Ery di ruang kerjanya.

Khusus infrastruktur, Ery menjelaskan, bahwa tahun ini akan melanjutkan pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) ruas Sememi ke Utara-Fly Over Teluk Lamong dan melanjutkan Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) ruas Nambangan-Kedung Cowek.

Selain itu, ada pula pengadaan tanah dan pelebaran frontage road Wonokromo, pengadaan tanah dan pembangunan jalan akses menuju Gelora Bung Tomo serta pengadaan tanah serta pembangunan jalan akses Lapangan Tembak.

Di samping itu, ada pula pengadaan tanah dan pembangunan Jembatan Gunungsari (Gajah Mada), pembangunan box culvert diversi Gunungsari, pembangunan Jembatan Joyoboyo, Jembatan Ngagel dan Jembatan Undaan Wetan-Undaan Kulon.

Bahkan, tahun ini juga akan membangun pedestrian di 18 lokasi dan pembangunan rumah pompa di dua lokasi, pengadaan pemasangan pompa air pada 7 lokasi dan pengadaan alat berat.

“Itu semuanya berada di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan yang anggarannya tahun ini mencapai Rp 1,3 triliun,” ungkap Ery.

Sedangkan dalam bidang kesehatan, tahun ini ada inovasi besar-besaran, yaitu pembangunan fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada (BDH) dan radioterapi di RSUD dr M Soewandhie.

Halaman
123
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved