Berita Tuban

Cemburu Istrinya Diganggu, Bapak dan Anak di Tuban Kompak Gebukin Tetangga

RSP dan anaknya langsung menghajar korban menggunakan potongan kayu yang sudah disiapkan.

Polsek Bancar
RSP (47), pelaku pengeroyokan terhadap tetangganya sendiri saat diamankan polisi, sedangkan anaknya masih melarikan diri, Rabu (29/1/2020). 

SURYA.co.id | TUBAN - Bapak dan Anak asal Desa Sembungin, Kecamatan Bancar, Tuban, tega memukul ramai-ramai tetangga desanya.

RSP (47) bersama anaknya TFJ memukul SMN (50) yang saat itu sedang bersantai di rumahnya di Desa Siding, Kecamatan Bancar.

Kejadian pengeroyokan tersebut dipicu rasa cemburu, karena korban dituduh mengganggu istri RSP, hingga menyulut amarah bapak dan anak itu untuk melakukan pemukulan.

Kapolsek Bancar, AKP Chakim Amrullah mengatakan, saat itu korban sedang duduk bersantai di depan rumahnya.

Kemudian korban didatangi tersangka beserta anak dan istrinya. Lalu RSP bilang kepada korban jangan pernah ganggu istrinya lagi.

Tak lama RSP dan anaknya langsung menghajar korban tanpa adanya perlawanan. Pelaku memukuli korban dengan menggunakan potongan kayu yang sudah disiapkan.

"SMN dikeroyok karena dituding sering menganggu istri tersangka, kini mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Kejadiannya kemarin," Rabu (29/1/2020).

Chakim menjelaskan, tersangka memukuli korban berkali-kali dengan mengunakan kayu hingga mengenai kening, kepala bagian belakang, wajah dan kaki korban.

Beruntung para tetangga korban yang mengetahui kejadian itu langsung menghentikannya, kemudian korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis

Sedangkan pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian itu.

"Ditolong warga, korban mengalami sejumlah luka," ungkapnya.

Ditambahkannya, tak terima atas apa yang dialaminya, korban melaporkan bapak dan anak tersebut ke polsek setempat.

Petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran, karena pelaku langsung kabur dari Desa asalnya.

RSP ditangkap di wilayah Kecamatan Mantup, Lamongan, sedangkan anaknya melarikan diri.

"Anaknya yang belum ditangkap, RSP kita proses di Polsek, akan kita kembangkan," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved