Berita Gresik

Adu Jotos Dua Kubu Massa Warnai Rapat Dengar Pendapat Dampak Batu Bara di DPRD Gresik

Saling adu jotos warnai rapat dengar pendapat lanjutan PT Gresik Jasa Tama di kantor DPRD Gresik, Rabu (29/1/2020).

Adu Jotos Dua Kubu Massa Warnai Rapat Dengar Pendapat Dampak Batu Bara di DPRD Gresik
SURYA.co.id/Willy Abraham
Saling dorong dan adu jotos dua kubu saat rapat dengar pendapat lanjutan PT Gresik Jasa Tama di kantor DPRD Gresik, Rabu (29/1/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Saling adu jotos warnai rapat dengar pendapat lanjutan PT Gresik Jasa Tama di kantor DPRD Gresik, Rabu (29/1/2020). Kedua kubu massa baku pukul di jalan depan Gedung DPRD Gresik.

Massa tersebut berasal dari warga terdampak yang diundang oleh DPRD Gresik.

Mereka membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap keberadaan pabrik bongkar muat batu bara di Gresik.

Tidak hanya laki-laki saja, para wanita dan anak kecil dari tiga kelurahan yang berada di sekitar PT GJT ikut berkumpul di depan Gedung DPRD Gresik.

Awalnya, rapat digelar di ruang paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo dan Dandim 0817 Letkol (Inf) Budi Handoko.

Tapi, belum setengah jam berlangsung kedua kubu massa saling terlibat adu mulut.

Massa yang meminta PT GJT direlokasi berada di gedung DPRD Gresik dengan massa yang berada di alun-alun depan DPRD Gresik adu mulut.

Dalam sekejap berubah menjadi aksi saling dorong dan adu jotos di depan DPRD Gresik.

Para petugas kepolisian yang berjaga segera berusaha melerai kedua kubu massa tersebut.

Aksi tersebut baru redam setelah kapolres bersama Ketua DPRD Gresik keluar gedung menenangkan massa.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved