Berita Gresik

Kades di Gresik masih Takut Gunakan Dana Desa, ini Alasannya

Komisi II mengundang sejumlah kepala Desa (Kades) di beberapa Kecamatan untuk mendengar langsung keluhan mereka.

Kades di Gresik masih Takut Gunakan Dana Desa, ini Alasannya
surya.co.id/willy abraham
Komisi II DPRD Gresik, Syahrul Munir berdiskusi dengan sejumlah kepala desa di kantor Kecamatan Manyar, Selasa (28/1/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Komisi II mengundang sejumlah kepala Desa (Kades) di beberapa Kecamatan untuk mendengar langsung keluhan mereka. Sebab, pengelolaan dana yang masuk ke desa dinilai tak maksimal.

Baik pengelolaan dana desa (DD), alokasi dana desa (ADD) maupun dana bagi hasil pajak dan restribusi daerah (BHP).

Salah satu temuan dalam sidak tersebut adalah sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) nominalnya lebih besar. Setelah mendengar langsung dari beberapa kepala desa yang hadir di kantor Kecamatan Manyar.

" Ternyata kepala desa maupun perangkatnya kebingungan dan takut menggunakan dana tersebut. Contoh seperti di Desa Roomo, Kecamatan Manyar. Silpa APBDes tahun 2019 sekitar Rp 3,5 miliar," ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik, Syahrul Munir, Selasa (28/1/2020).

Menurutnya, kepala desa kurang memahami aturan. Sehingga, mereka menganggap Silpa bagi hasil pajak (BHP) tidak bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Padahal Silpa bisa digunakan untuk pembangunan.

"Pemerintah kurang melakukan sosialisasi, jadi mereka kurang memahami," tegasnya.

Tidak hanya itu, Rombongan Komisi II DPRD Gresik juga mendengar keluhan jika penghasilan tetap (Siltap) kepala desa dan perangkatnya masih menggunakan pola lama yakni cair 6 bulan sekali.

Hal ini disampaikan langsung oleh sejumlah kepala desa di Kecamatan Wringinanom. Molornya pencarian ADD, DD dan BHP menghambat pembangunan desa.

Anggota Komisi II DPRD Gresik, Musa, mengaku mereka ingin agar keluhan mereka dijembatani kepada Pemkab. Pencairan setiap satu bulan.

"Mereka maunya tunjangan desa cair setiap bulan bukan enam bulan seperti sekarang. Mereka minta kita memfasilitasi itu," pungkas Musa.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved