Berita Gresik

Di Pulau Bawean Gresik Harga Cabai Rawit Terus Melambung, Tembus Rp 100.000 Per Kilogram?

Harga yang meroket itu selain disebabkan musim hujan dan naiknya harga cabai di daratan Jawa yang terus naik setiap minggu.

Di Pulau Bawean Gresik Harga Cabai Rawit Terus Melambung, Tembus Rp 100.000 Per Kilogram?
surya.co.id/willy abraham
Salah satu pedagang cabai rawit di Pasar Baru Gresik, Selasa (28/1/2020) 

SURYA.co.id | GRESIK - Harga cabai terus meroket di Kabupaten Gresik.

Jika di sejumlah pasar tradisional Gresik harga cabai rawit mencapai Rp 69 ribu per kilogram, harga di Pulau Bawean jauh lebih mahal.

Kenaikan harga mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

Harga yang meroket itu selain disebabkan musim hujan dan naiknya harga cabai di daratan Jawa yang terus naik setiap minggu.

Juga ditambah lagi dengan biaya transportasi kapal laut dari Gresik menuju Bawean.

Sa'adah salah satu pedagang cabai asal Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean menjelaskan, kenaikan harga cabai mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

"Cabai datang dari Jawa diangkut Kapal Gili Iyang, di sini hujan terus jadi cabai ada yang busuk," ujarnya, Selasa (28/1/2020).

Wanita yang sudah berjualan di Pasar Daun sejak 2009 ini mengaku harga cabai mulai merangkak naik sejak awal tahun 2020.

Karena di Jawa harganya naik, maka di Bawean juga mengalami hal yang sama.

"Saya ambil dari tengkulak sekitar Rp 75 ribu per kilogramnya," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved