Berita Kediri

Pemkot Kediri Terima Penghargaan SAKIP Kemen-PAN RB, Tahun ini Berpredikat BB dengan Nilai Segini

Penghargaan diserahkan Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan KemenPAN-RB Muhammad Yusuf Ateh kepada Walikota Kediri.

Pemkot Kediri Terima Penghargaan SAKIP Kemen-PAN RB, Tahun ini Berpredikat BB dengan Nilai Segini
foto:pemkot kediri untuk surya.co.id
Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar (kiri) didampingi Wagub Emil Dardak (tengah) menerima penghargaan dari Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan KemenPAN-RB Muhammad Yusuf Ateh di Inaya Putri Bali, Senin (27/1/2020). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri memperoleh penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) atas prestasinya dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan predikat BB.

Penghargaan diserahkan Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan KemenPAN-RB Muhammad Yusuf Ateh kepada Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Penyerahan tersebut bersamaan dengan acara penyerahan hasil evaluasi atas penerapan SAKIP yang bertajuk SAKIP Award 2019 Making Changes Making History di Inaya Putri Bali, Senin (27/1/2020).

Apip Permana, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri menjelaskan, penyerahan hasil evaluasi SAKIP kali ini diperuntukkan bagi 161 pemerintah kabupaten/kota wilayah II yang meliputi Bali, DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Lampung.

Tahun ini Pemerintah Kota Kediri berhasil meraih predikat BB dengan nilai 70,75.

Nilai ini meningkat dibanding nilai SAKIP tahun lalu yakni 70,62.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menekankan agar Pemerintah Kota Kediri berbudaya kerja yang baik menggunakan hati. Saat ini akuntabilitas kinerja yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Kediri sudah baik dan kedepan harus ditingkatkan.

“Pada 2020 harapan saya kinerja lebih baik lagi dan berorientasi pada hasil. Harus jelas outcomenya apa, kita tidak boleh lagi hanya membuat program yang tidak berorientasi pada hasil. Jadi nanti akuntabilitasnya bagus, kinerjanya bagus dan orientasinya outcome. Kita akan kejar itu,” jelasnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved