Berita Gresik

Harga Cabai Rp 69,714/Kg, Ini Penjelasan Diskoperindag Gresik

Kepala Diskoperindag Gresik, Agus Budiono, mengatakan harga cabai meningkat karena ketersediaan terbatas dan cuaca musim hujan.

Harga Cabai Rp 69,714/Kg, Ini Penjelasan Diskoperindag Gresik
SURYA.co.id/Doni Prasetyo
Ilustrasi pedagang cabai 

SURYA.co.id | GRESIK - Harga kebutuhan pokok di Gresik pada awal tahun terpantau melonjak naik, salah satunya cabai rawit. Harga cabai rawit di Kota Pudak kini Rp 69.714/kg.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM (Diskoperindag) Gresik, Agus Budiono, mengatakan harga cabai meningkat karena ketersediaan terbatas dan cuaca musim hujan.

"Stok terbatas tapi permintaan tinggi. Ini yang menyebabkan harga cabai naik," kata Agus, Senin (27/1/2020)

Harga cabai rawit Rp 69,714/kg dari harga sebelumnya hanya Rp 65,286.

Ada kenaikan sekitar Rp 4,429/kg.

"Untuk cabai besar tetap stabil diharga Rp 63,571/kg," sambungnya.

Sementara untuk harga beras premium masih stabil yaitu Rp 12,643/kg.

Sedangkan harga beras medium turun harga dari Rp 11,000/kh menjadi Rp 10,857/kg.

Begitu juga dengan harga beras biasa juga stabil pada harga Rp 9,857/kg.

Untuk harga minyak goreng kemasan Rp 12,286/liter, naik menjadi Rp 12,357/liter.

Sedangkan harga minyak goreng curah hanya Rp 12,214/liternaik menjadi Rp 12,286/liter.

Sementara gula pasir turun dari Rp 13.000/kg turun menjadi Rp 12,714/kg.

Melihat data kebutuhan pokok yang naik dsn tuurun tersebut, Agus mengatakan, karena banyaknya permintaan masyarakat dan stok terbatas saat musim tertentu.

"Misalnya, di musim hujan, harga cabai mahal, karena stok cabai kurang karena terkena hujan," ujarnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved