Breaking News:

Berita Trenggalek

GTT dan PTT di Trenggalek Resah Akan Wacana Penghapusan Honorer

Para Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Trenggalek resah dengan wacana penghapusan honorer.

SURYA.co.id/Aflahul Abidin
Suasana hearing antara GTT dan PTT di Kabupaten Trenggalek bersama anggota dewan dan perwakilan pemda di Gedung Dewan, Senin (27/1/2020). 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Para Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Trenggalek resah dengan wacana penghapusan honorer.

Wacana itu dilontarkan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo beberapa hari lalu.

Keresahan itu disampaikan dalam hearing bersama dengan anggota dewan dan perwakilan pemda di Gedung DPRD Kabupaten Trenggalek, Senin (27/1/2020).

Dalam wacana tersebut, status tenaga honorer akan dihapus hingga batas waktu 2021.

"Itu sangat risaukan kami," kata Ali Wijaya, Perwakilan Forum GTT-PTT SD dan SMP Kabupaten Trenggalek.

Dengan wacana itu, menurut Ali, akan ada dua kemungkinan. Pertama, mereka akan dirumahkan atau diputus dari status honorer.

Kedua, mereka bakal diangkat menjaga Pegawai Pemerintah Tanpa Perjanjian Kerja (P3K) tanpa tes.

"Yang kedua itu harapan kami," kata Edy Widyanto dari forum yang sama.

Namun apabila yang terjadi sebaliknya, mereka akan menggelar aksi damai.

Soalnya, kata dia, pengabdian kebanyakan GTT dan PTT di Trenggalek tak singkat.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved