Virus Corona di Surabaya

Dinkes Bangkalan Bergerak Mencegah Peredaran Virus Corona

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan aktif mengantisipasi peredaran wabah virus corona yang berasal dari China.

Dinkes Bangkalan Bergerak Mencegah Peredaran Virus Corona
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Penumpang pesawat tiba di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Rabu (22/1/2020). Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk mengantisipasi masuknya virus corona yang berasal dari negara China ke wilayah Indonesia. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan mulai proaktif menginformasikan dan mensosialisasikan ke masyarakat melalui seluruh puskesmas guna membentengi dari serangan Virus Corona.

Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Kabupaten Bangkalan, Sudiyo, ketika memimpin rapat terbatas dengan  puskesmas atau menghadiri rapat-rapat lain di Pemkab Bangkalan.

"Kami sudah sosialisasikan ke seluruh puskesmas sebagai bentuk antisipasi, khawatir masuk ke negara kita," ungkap Sudiyo, (27/1/2020).

Kendati demikian, pria yang akrab disapa Yoyok itu meminta masyarakat jangan terlalu takut berlebihan..

"Karena sejauh ini belum ada Virus Corona masuk. Dua warga dari Papua dan Bandung di RS Hasan Sadikin yang diduga suspect, hasil uji laboratnya negatif," jelasnya.

Sekadar diketahui, virus tersebut dikenal sebagai 2019-nCoV. Dipahami sebagai galur baru coronavirus yang sebelumnya belum diidentifikasi pada manusia.

Pihak berwenang di China telah menyarankan agar tidak keluar ataupun masuk kota Wuhan, tempat Virus Corona merebak.

Virus baru itu disebutkan telah menyebar dari Wuhan ke beberapa provinsi di China dan luar negeri. Termasuk Amerika Serikat, Thailand, dan Korea Selatan.

Yoyok memaparkan, hingga saat ini, jangankan di Bangkalan, di Jatim dan Indonesia pun belum ada virus yang penularannya melalui udara.

Namun, lanjutnya, semisal ada warga asing seperti China, Korea, atau Jepang yang terpapar dan masuk Indonesia, masyarakat diminta waspada.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved