Berita Surabaya

Dibekali Pelatihan Khusus, Tim Orong-Orong Dinas PMK Surabaya Telah Tangkap Puluhan Hewan Liar

Banyak laporan masyarakat terhadap kemunculan hewan-hewan liar, terutama saat musim hujan, membuat Dinas PMK Surabaya membentuk Tim Orong-Orong.

Dibekali Pelatihan Khusus, Tim Orong-Orong Dinas PMK Surabaya Telah Tangkap Puluhan Hewan Liar
Dinas PMK Surabaya
Anggota Tim Orong-Orong tengah mengevakuasi seekor ular yang meresahkan warga. Dinas PMK Surabaya membentuk Tim Orong-Orong untuk mengantisipasi ancaman hewan liar. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hampir semua wilayah di Surabaya kerap menjadi sasaran ancaman hewan liar. Bahkan, binatang buas seperti ular paling sering masuk kampung hingga menyelinap di rumah warga.

Begitu juga tawon juga seringkali bikin sarang di pohon halaman warga sampai di rumah warga. Belum lagi hewan liar lainnya seperti kera, biawak, musang, anjing liar, dan binatang lainnya. 

Dalam setahun lalu saja, ada ratusan hewan liar mengusik ketenangan warga Surabaya. Hewan ini tiba-tiba ada di tengah kampung dan masuk rumah warga.

"Yang paling banyak adalah ular," kata Kepala Dinas PMK Surabaya Dedik Irianto.

Dedik menyebut sejak dibentuk 2018 lalu, Tim Orong-Orong sudah mengamankan 52 ekor ular piton dengan ukuran kecil hingga besar.

Selama akhir Januari 2020 ini saja sudah ada 16 ekor ular seperti meneror warga.

Biawak lima ekor, enam sarang tawon, delapan kucing liar, seekor musang, dan seekor kera.

Semua hewan liar itu mengusik dan mengancam ketenangan warga.

Dedik menyebut Tim Orong-Orong merupakan satuan khusus yang dibekali keterampilan dan skill menaklukkan hewan liar.

"Tim Orong-Orong ini merupakan personel pilihan. Mereka siap 24 jam mengevakuasi binatang liar yang meresahkan warga," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved