Berita Tulungagung

Buntut Konflik Pantai Sine, Uang Retribusi Rp 63 Juta Belum Disetor. Ini Kata Disbudpar Tulungagung

Disbudpar Tulungagung mencatat, ada retribusi di Pantai Sine di Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, sebesar Rp 63 juta lebih yang belum disetorkan

surya/david yohanes
Pantai Sine Tulungagung, lokasi wisata yang berbatasan langsung dengan Dusun Kampungbaru Sine yang jadi sengketa tanah. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung mencatat, ada retribusi di Pantai Sine di Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, sebesar Rp 63 juta lebih yang belum disetorkan. Macetnya setoran ini adalah buah dari konflik antara panitia Tahun Baru 2020 dengan Disbudpar.

Sekretaris Disbudpar Tulungagung, Eny Dwi Agustin, mengatakan saat Tahun Baru 2020 lalu dibentuk panitia atas usulan dari pemerintah desa.

“Panitia ini dibentuk untuk menyambut para wisatawan yang masuk ke Pantai Sine. Tapi belakangan mereka ingin bagian dari uang retribusi,” terang Eny, Senin (27/1/2020).

Lanjutnya, saat pembentukan panitia pihaknya sudah memberi penjelasan, bahwa retribusi tidak bisa diotak-atik.

Seberapa yang didapat, berdasarkan data karcis yang terjual seluruhnya harus disetorkan ke Dinas Pendapatan.

Masih ada celah pendapatan lain yang bisa digarap warga, misalnya dari uang parkir.

“Kami mendorong warga mengelola kuliner dan atraksi wisata sehingga bisa ada pemasukan. Kalau retribusi seluruhnya wajib disetorkan,” sambung Eny.

Namun setelah pelaksanaan perayaan Tahun Baru 2020, panitia tidak menyetorkan uang retribusi yang didapat.

Disbudpar pun meradang, karena retribusi itu sudah terdata berdasarkan karcis yang terjual.

Setoran retribusi juga itu juga bagian dari target pendapatan Disbudpar.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved