Berita Gresik

Besok, Presiden Jokowi Serahkan 2.020 Sertifikat Tanah di Gresik

Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan mengunjungi Kabupaten Gresik untuk membagikan 2.020 sertifikat tanah.

Besok, Presiden Jokowi Serahkan 2.020 Sertifikat Tanah di Gresik
SURYA.co.id/Willy Abraham
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, Dandim 0817 Letkol Inf Budi Handoko dan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto meninjau persiapan kedatangan Presiden Joko Widodo di gedung Wahana Ekspresi Poeponegoro, Minggu (26/1/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan mengunjungi Kabupaten Gresik untuk membagikan 2.020 sertifikat tanah.

Ribuan sertifikat tanah warga Gresik yang masuk dalam program pendaftaran tanah sestematis lengkap (PTSL) itu, rencananya bakal diserahkan Presiden Jokowi di Wahana Ekspresi Poesponegoro, Senin (27/1/2020).

Untuk persiapan kunjungan RI-1 itu, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) mulai mensterilkan gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Minggu (26/1/2020).

Sejumlah anggota TNI, Polri hingga Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sudah berada di lokasi.

Bahkan, pejabat-pejabat di lingkungan Pemkab Gresik juga turut melihat persiapan itu.

Ada hadiah juga telah disiapkan. Seperti kebiasaan Presiden Jokowi ketika berkunjung ke daerah. Sebanyak tiga unit sepeda sudah berada di lokasi.

Sejumlah personel mulai dari Kodim 0817 Gresik, Polres Gresik, Brimob, hingga Korem sudah siap siaga untuk pengamanan kegiatan yang rencana berlangsung sore hari itu setelah meresmikan Kapal Selam Alugoro di PAL Surabaya.

“Sebanyak 450 personil gabungan untuk pengamanan. Tempat, kami pastikan sudah steril. Kami mulai untuk gladi bersih. Kami sudah menyiapkan titik-titik pengamanan," ujar Dandim 0817 Gresik, Letkol Inf Budi Handoko di depan gedung WEP, Minggu (26/1/2020).

Hingga tahun 2019 sudah sebanyak 392.847 bidang tanah yang disertifikatkan atau 49,60 persen. Pada Juni 2019 lalu, Presiden Jokowi juga sudah menyerahkan 3.200 penerima sertifikat dari target PTSL di Gresik.

Padahal, di Gresik terdapat total 792.045 bidang yang belum disertifikatkan. Rencananya, tanah yang belum terdaftar bakal diselesaikan dalam program PTSL hingga tahun 2023 yakni 399.198 bidang atau 50,40 persen.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved