Berita Surabaya

46 Nasabah BNI Akad Kredit KPR Massal Bersamaan dengan Sosialisasi Program FLPP dan BP3BT 2020

PT Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Wilayah Surabaya menggelar penandatanganan akad kredit KPR (Kredit Pemilikan Rumah) secara serentak.

46 Nasabah BNI Akad Kredit KPR Massal Bersamaan dengan Sosialisasi Program FLPP dan BP3BT 2020
surya.co.id/sri handi lestari
Dari kiri ke kanan: Alfian Arif, Muhammad Gunawan Putra, dan Muh AS Mulyowibowo,┬áViktor L Saragih saat penandatanganan akad KPR secara masal dan sosialisasi program FLPP dan BP3BT. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Wilayah Surabaya menggelar penandatanganan akad kredit KPR (Kredit Pemilikan Rumah) secara serentak, dengan 46 nasabah, Jumat (24/1/2020) lalu di Mojokerto.

Mereka merupakan nasabah KPR dalam program KPR Sejahtera FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). 

Head of Region BNI Wilayah Surabaya Muhammad Gunawan Putra hadir secara langsung, menyaksikan penandatanganan akad tersebut.

Head of Consumer Banking BNI Wilayah Surabaya Viktor L Saragih, mengatakan bila BNI merupakan salah satu Bank Pelaksana yang ditunjuk oleh Pemerintah untuk menyalurkan program FLPP dan BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan-red).

"Untuk memberi informasi yang lebih besar ke masyarakat, kami gelar akad KPR-nya secara masal, dan ada 46 nasabah. Bersamaan dengan akad KPR, kami juga gelar sosialisasi tentang Program KPR FLPP dan BP2BT kepada para pengembang dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di daerah setempat," jelas Viktor, Minggu (26/1/2020).

Untuk kegiatan sosialisasi diikuti puluhan pengembang, calon debitur dan beberapa asosiasi pengembang yang ikut dalam program FLPP dan BP2BT tersebut.

Sosialisasi yang diinisiasi oleh BNI bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) dan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) itu, diharapkan bisa memberikan informasi yang lebih terkait Program KPR FLPP dan BP2BT.

Kepala Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi Direktorat Pelaksanakan Pembiayaan Perumahan Muh AS Mulyowibowo, dan Kepala Divisi Pemasaran PPDPP Alfian Arif, serta perwakilan Dinas Pemukiman daerah setempat, hadir menjadi narasumber dalam sosialisasi bersama BNI itu.

Viktor menambahkan, sosialisasi itu selain untuk memberikan pengarahan dan informasi kepada para pengembang dan calon debitur KPR FLPP juga ingin mengajak semua pihak untuk saling meningkatkan pengawasan penyaluran KPR FLPP, karena keberhasilan.

penyaluran KPR FLPP tidak hanya diukur dari besarnya kredit yang telah disalurkan melainkan juga harus dilihat kualitas bangunan rumah subsidi yang di bangun pengembang.

"Kami juga berharap sosialisasi ini dapat terjalin komunikasi yang baik antara konsumen dengan pengembang terutama untuk hal keluhan-keluhan yang selama ini terjadi," lanjut Viktor.

Untuk tahun 2020 kuota pembiayaan FLPP pun meningkat sebesar 38 persen dari target yang ditetapkan di tahun 2019. Hal itu dikarenakan minat dari konsumen untuk memanfaatkan program pembiayaan perumahan sejahtera ini meningkat dari tahun ke tahun.

"Tentunya ini juga merupakan tantangan tersendiri untuk mewujudkan tujuan dari program pemerintah agar masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia dapat memiliki tempat tinggal yang layak sehingga masyarakat sejahtera," ungkap Mulyowibowo, Kepala Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi Direktorat Pelaksanakan Pembiayaan Perumahan.

Sementara Kepala Divisi Pemasaran PPDPP Alfian Arif, menambahkan, pengembang-pengembang yang telah berkerjasama dengan BNI diharapkan dapat memenuhi segala keluhan yang selama ini terjadi pada konsumen.

"Yaitu terkait kualitas bangunan, jangan sampai pengembang mengambil untung berlebih dengan mengabaikan struktur kualitas bangunan, yuk kita sama-sama sukseskan program pembiayaan perumahan sejahtera yang sudah dicanangkan pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia," tambah Alfian.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved