Tawuran Antar Geng di Surabaya

Tawuran Terjadi di Sekitar Stadion Gelora Sepuluh November Surabaya

Tawuran antar dua kelompok yang diduga KP Jawara dan All Star pecah di seputaran Gelora Sepuluh November, Tambaksari Surabaya

Tawuran Terjadi di Sekitar Stadion Gelora Sepuluh November Surabaya
Foto Istimewa Polrestabes Surabaya
Korban tergeletak usai alami luka bacok di tangan kirinya 

SURYA.co.id | Surabaya - Tawuran antar dua kelompok yang diduga KP Jawara dan All Star pecah di seputaran Gelora Sepuluh November, Tambaksari Surabaya, Jumat (24/1/2020) malam.

Aksi itu memakan korban seorang pemuda yang alami luka bacok pada lengan kirinya dengan luka yang cukup dalam.

Salah satu sumber yang tak mau disebutkan namanya menyebut jika pasca tawuran itu petugas mendatangi Taman Mundu, Tambaksari Surabaya dan mengamankan puluhan pemuda yang diduga anggota genk All Star.

"Ada puluhan pemuda dan anak-anak. Mereka juga ditemukan membawa senjata tajam seperti golok, celurit dan gergaji yang dibuatnya dari lempeng besi," kata sumber tersebut.

Setelah diamankan, polisi akhirnya mendapatkan keterangan jika tiga anak dalam geng itu diduga melakukan pembacokan terhadap korbannya.

Mereka lantas dibawa ke Mapolsek Tambaksari untuk diproses lebih lanjut.

Tak hanya itu, pantauan petugas juga menyebut pasca tawuran dua kelompok genk itu, terlihat sekelompok pemuda membawa senjata tajam tengah berarakan di sekitar jalan Krembangan Surabaya.

"Sekitar pukul 24.00 WIB kemarin, itu ada sekitar 20 pemuda menggunakan motor sambil menenteng senjata tajam di seputaran Krembangan Bhakti. Hanya saja tidak tahu mereka akan kemana," kata  Sumber tersebut.

Di berita sebelumnya, seorang ABG mengenakan kaos biru dan celana jenas ditemukan terkapar di sebuah teras rumah warga di seputaran Gelora Sepuluh Novemeber, Tambaksari Surabaya,Jumat (24/1/2020) sekitar pukul 22.30 WIB.

Pemuda tersebut mengalami luka bacok pada bagian lengan kirinya dengan luka yang cukup dalam.

Salah seorang warga berinisial EG menyebut jika korban diserang oleh beberapa pemuda dan diantaranya masih anak-anak.

"Korban lari minta tolong dan langsung tergeletak mengucurkan darah di bagian tangan kirinya," kata EG kepada Surya.co.id.

Lebih lanjut, EG menyebut jika sudah ada tiga anak diamankan di Mapolsek Tambaksari setelah kejadian itu

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved