Tawuran Antar Geng di Surabaya

Polisi Amankan 3 Anak Muda Usai Tawuran di Sekitar Stadion Gelora Sepuluh November Surabaya

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran membenarkan peristiwa tawuran antar dua kelompok geng di sekitar Stadion Gelora 10 November Surabay

Polisi  Amankan 3 Anak Muda Usai Tawuran di Sekitar Stadion Gelora Sepuluh November Surabaya
Foto Istimewa Polrestabes Surabaya
Korban tergeletak usai alami luka bacok di tangan kirinya 

SURYA.co.id | Surabaya - Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran membenarkan peristiwa tawuran antar dua kelompok geng di sekitar Stadion Gelora 10 November Surabaya, Jumat (24/1/2019) malam.

"Iya benar, silakan tanya Kapolsek Tambaksari. Tiga anak-anak (yang diamankan)," kata Sudamiran, Sabtu (25/1/2020).

Lebih lanjut, Sudamiran menegaskan akan meningkatkan patroli tertutup dengan menerjunkan unit Jatanras dan Resmob Satreksrim Polrestabes Surabaya guna memback-up polsek jajaran.

"Kami tingkatkan patroli di titik-titik yang menjadi kerawanan berkumpulnya anggota geng.

Kami terjunkan unit Jatanras dan Resmob untum back up unit reskrim di Jajaran.

Semuanya akan patroli tersamar untuk antisipasi tawuran itu," tandasnya.

Di berita sebelumnya, tawuran antar dua kelompok yang diduga KP Jawara dan All Star pecah di seputaran Gelora Sepuluh November, Tambaksari Surabaya, Jumat (24/1/2020) malam.

Aksi itu memakan korban seorang pemuda yang alami luka bacok pada lengan kirinya dengan luka yang cukup dalam.

Salah satu sumber yang tak mau disebutkan namanya menyebut jika pasca tawuran itu petugas mendatangi Taman Mundu, Tambaksari Surabaya dan mengamankan puluhan pemuda yang diduga anggota genk All Star.

"Ada puluhan pemuda dan anak-anak. Mereka juga ditemukan membawa senjata tajam seperti golok, celurit dan gergaji yang dibuatnya dari lempeng besi," kata sumber tersebut.

Halaman
12
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved