PRESS RELEASE

Pertamina EP Teken MoU Pemboran Sumur Dengan Pemkab Bojonegoro

PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) meneken Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

ist
Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah saat melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Pertamina EP terkait pengeboran sumur dan pengeboran eksplorasi 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) meneken Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

Nota kesepahaman itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan dan diskusi sebelumnya yang membahas rencana pemboran di Bojonegoro dan apa saja kontribusi yang memungkinkan diberikan oleh perusahaan kepada kabupaten tersebut.

"Penandatanganan MOU antara PT Pertamina EP dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Pertamina EP", kata Abdul Manaf, President Director PT Pertamina EP melalui rilis tertulis, Jumat (24/1/2020).

Dalam kesempatan itu ditandatangani dua poin kesepakatan, yaitu rencana pemboran Sumur SKW I005 di Pad C dan pemboran Eksplorasi

"Semoga dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman hari ini, kedua kegiatan tersebut bisa berjalan lancar, aman dan memberikan hasil sesuai yang diharapkan", kata Nanang.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah menyampaikan bahwa MOU ini merupakan perikatan yang tertulis secara resmi antara Pemerintah Daerah dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

"Kami sungguh mendukung program pemerintah pusat dan operasi perusahaan, termasuk juga proses perijinan, kemudian revisi Rencana Tata Ruang Wilayah untuk kelancaran operasi. Namun demikian kami juga meminta untuk didukung terhadap Tata Kelola Daerah seperti PAD dan mendukung pembangunan di Kabupaten Bojonegoro", kata Anna.

Sementara itu, Deputi Operasi SKKMigas, Julius Wiratno menyampaikan bahwa MOU ini merupakan yang perdana dilakukan dilingkungan SKKMigas dan KKKS.

"Kami menyambut baik Nota Kesepahaman antara KKKS dan pemerintah Kabupaten setempat. Hal ini merupakan Mutual Benefit untuk kedua belah pihak", ujar Julius.
Lebih lanjut, Julius menambahkan harapan dari SKKMigas, bahwa kedepan kerjasama semakin lebih baik.

"Dalam konteks penandatanganan MOU ini, kami melihat di Bojonegoro ini sudah ada Offtaker untuk buyer Gas. Hal ini sangat bagus karena hal tersebut berarti sudah ada penjamin untuk gas bisa diproduksikan lebih lanjut", kata Julius.

Sementara Sekjen Dewan Energi Nasional, Djoko Siswanto, mewakili Kementerian ESDM menyampaikan bahwa sangat mendukung terlaksananya Nota Kesepahaman antara Pertamina EP dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara Pemerintah dan Perusahaan. Dan hal ini sesuai dengan kebijakan energi nasional.

"Pemerintah akan mengembangkan sumber energi terdekat dari lokasi pemerintah setempat. Misalnya potensi daerah memiliki potensi gas, maka gas tersebut yang akan didorong untuk memenuhi kebutuhan energi daerah tersebut", kata Djoko.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved