Obral Tarif Zina Via MiChat, 4 Wanita Pemuas Pria Diciduk Setelah Layani Pelanggan di Kamar Sewaan

Beberapa PSK Banjarbaru memiliki cara kreatif untuk mendapatkan pelanggan. Mulai dari obral tarif zina di MiChat hingga sediakan kamar untuk bercinta.

Obral Tarif Zina Via MiChat, 4 Wanita Pemuas Pria Diciduk Setelah Layani Pelanggan di Kamar Sewaan
Surya.co.id/Nur Ika
ILUSTRASI. 4 wanita pemuas pria obral tarif zina via aplikasi MiChat. Mereka diciduk setelah melayani pelanggan di sebuah kamar penginapan yang disewanya. 

SURYA.co.id | BANJARBARU - Banyak cara yang dilakukan pekerja seks komersial (PSK) alias wanita pemuas pria menjaring pelanggan menggunakan aplikasi MiChat.

Bahkan, beberapa PSK Banjarbaru memiliki cara kreatif untuk mendapatkan pelanggan. Mulai dari obral tarif zina di MiChat hingga menyediakan kamar penginapan untuk bercinta di ranjang.

Modus ini dilakukan oleh empat PSK Banjarbaru yang tertangkap petugas saat menggelar razia. Empat wanita pemuas pria itu berinisial RR, ST, DL, dan MY.

merupakan warga Kalimantan Tengah (Kalteng). Umur mereka masih muda. Antara 18 tahun hingga 21 tahun.

Untuk melancarkan aksinya, mereka menyewa dua kamar. Satu kamar untuk menunggu pria hidung belang yang dijaringnya melalui aplikasi MiChat.

Satu kamar lainnya digunakan untuk memuaskan nafsu lelaki yang menyewanya. 

Namun, modus keempat PSK Banjarbaru itu terbongkar ketika Satuan Sabhara Polres Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan razia ke kamar-kamar penginapan.

Kronologi

Saat di razia di salah satu penginapan di daerah Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalsel, pada Kamis (23/1/2020), keempat wanita tersebut juga ditemani oleh dua lelaki yang diketahui masih di bawah umur berinisial CD dan AB.

Kasubnit Unit 2 Sabhara Polres Banjarbaru, Aiptu Isman mengatakan, dari hasil penyelidikan, keempat wanita itu terbukti terlibat dalam bisnis prostitusi online.

Halaman
123
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved