Berita Surabaya

Mahasiswi Saintek Unair Ciptakan Aplikasi Pendeteksi Stunting Pada Anak

Farissa Riski Rahmadona, mahasiswi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga menciptakan aplikasi untuk mendeteksi stunting pada anak.

surabaya.tribunnews.com/sulvi sofiana
Farissa Riski Rahmadona 

SURYA.co.id | SURABAYA – Farissa Riski Rahmadona, mahasiswi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (FST Unair) punya perhatian lebih pada permasalahan stunting

Untuk itu, Farisaa menciptakan aplikasi untuk mendeteksi stunting pada anak.

"Aplikasi ini berupa sistem yang menghubungkan pengguna apliksi dengan dokter anak. Selain itu, output-nya pengguna sistem dapat mengetahui kondisi stunting pada anak dengan cara yang cepat dan tepat,"ujar mahasiswa tingkat akhir tersebut.

Dalam prosesnya, Gadis asal Bontang ini bekerjasama dengan posyandu di Kota Bontang untuk pengambilan data.

Sementara pakar dokter anak berasal dari rumah sakit Wahab Sjahranie, Bontang. Kota Bontang dipilih karena persentase stunting yang masih tinggi.

“Kesulitannya karena saya bukan orang medis, saya harus belajar istilah permasalahan gizi anak,” ujar mahasiswa Sistem Informasi tersebut.

Farissa berharap aplikasi tersebut dapat dikembangkan dan dapat menghasilkan hasil yang akurat serta berguna untuk mendeteksi stunting pada anak lebih cepat dan tepat.

“Karena kondisi stunting yang terlambat diketahui akan memiliki dampak yang buruk untuk perkembangan anak,” tambahnya.

Selain itu, aplikasi tersebut juga menghantarkan Farissa mendapatkan silver award dalam ajang International Exhibition of Research tahun lalu di Sultan Idris Education University (UPSI), Malaysia.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved