Berita Bangkalan Madura

Gara-gara Ustaz di Bangkalan Sebut Sabu-sabu Tak Haram, 25 Santri Terkontaminasi, Begini Merayunya

Gara-gara oknum ustaz (bindereh) di Bangkalan sebut sabu-sabu tidak haram karena tidak ada di Al Quran, 25 santri ikut terkontiminasi.

Gara-gara Ustaz di Bangkalan Sebut Sabu-sabu Tak Haram, 25 Santri Terkontaminasi, Begini Merayunya
surya/ahmad faisol
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putera menerangkan bahwa pernyataan terkait pondok pesantren dalam pers rilis merupakan keterangan BAP yang disampaikan tersangka AM di hadapan penyidik Satreskoba Polres Bangkalan, Jumat (24/1/2020) malam. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Gara-gara oknum ustaz (bindereh) di Bangkalan sebut sabu-sabu tidak haram karena tidak ada di Al Quran, 25 santri ikut terkontiminasi. 

25 santri berada di pondok pesantren di Bangkalan, Surabaya dan Mojokerto. 

Terpengaruhnya para santri pada ceramah keblinger ustaz AM itu diketahui setelah polisi mendalami kasus ini. 

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengungkapkan, di hadapan penyidik tersangka AM yang berprofesi sebagai bindereh atau tenaga pendidik itu menyebutkan bahwa sebanyak 25 santrinya telah terpengaruh fatwa sabu tidak haram karena tidak ada dalil dalam kitab suci Al Quran.

"25 santri atau anak didiknya ada di sebuah ponpes (pondok pesantrean) di Bangkalan, Surabaya, dan Mojokerto," ungkap Rama, Jumat (24/1/2020) malam.

Rama menjelaskan, kata ponpes itu disebutkan langsung tersangka AM di hadapan penyidik dan dijadikan sebagai Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Karena itulah, lanjutnya, dalam rilis yang digelar Satreskoba Polres Bangkalan, Rabu(22/1/2020), pihaknya memberikan statement bahwa yang bersangkutan adalah tenaga pendidik di ponpes.

Namun setelah didalami, bukan ponpes melainkan lembaga pendidikan yang ada di Kwanyar.

Pihak lembaga pendidikan tersebut membenarkan bahwa tersangka mengajar ekstra kulikuler bahasa arab dan syari'ah pada periode 2011-2017.

"Tersangka juga mengatakan dirinya bebas keluar masuk di lembaga pendidikan itu dan menerangkan kepada anak didik, apabila ingin menggunakan sabu silahkan datang ke rumahnya," papar Rama.

Seorang oknum ustaz di Bangkalan ditangkap karena diduga mengedarkan sabu. Ustaz itu menyebut sabu tak haram karena tak ada dalil Alqurannya
Seorang oknum ustaz di Bangkalan ditangkap karena diduga mengedarkan sabu. Ustaz itu menyebut sabu tak haram karena tak ada dalil Alqurannya (ahmad faisol/surya)
Halaman
1234
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved