Breaking News:

Lapor Cak

Antrean Pemohon e-KTP Masih Membludak di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto

Mereka rela antre berdesakan demi bisa menukarkan Surat Keterangan (Suket) dengan pencetakan e-KTP fisik.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/mohammad romadoni
Antrean pemohon Kartu Tanda Penduduk e-KTP di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto. Sebagian dari mereka bahkan duduk di atas taman pembatas jalan di Jalan Raya RA Basuni persis di depan kantor Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto. 

Ajukan 100 Ribu Keping Blangko e-KTP di 2020

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto sudah mengajukan penambahan blangko e-KTP kepada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) pada 2020.

Pengajuan blangko e-KTP ini ditujukan untuk memenuhi kuota pemohon yang sampai saat ini belum mencukupi.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto Bambang Wahyu menjelaskan pda tahun ini pihaknya mengajukan penambahan blangko e-KTP tahun ini sebanyak 100 keping.

"Kita sudah ajukan 100 ribu blangko e-KTP yakni kebutuhannya untuk mengganti pemegang Surat Keterangan (Suket) 50 ribu keping dan persiapan tahun 2020 sebanyak 50 ribu keping," ujarnya saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Sabtu (25/1/2020).

Ia mengatakan Dispendukcapil berupaya mencari cara untuk menghadapi pemohon yang membludak tersebut.

Pihaknya akan memberikan prioritas kepada pemilik Suket yang masa berlakunya sudah habis sampai dengan tanggal 31 Juli 2019).

Untuk e-KTP rusak dan bagi e-KTP pemula supaya dikoordinir atau kolektif dari sekolahnya masing-masing.

"Bagi yang memenuhi prioritas diatas kita beri nomor antrean pengambilan dan yang nomor di atas 400 bisa diambil hari berikutnya, jadi tidak harus menunggu di kantor," ungkapnya.

Masih kata Bambang, adapun persoalan yang dihadapi di lapangan selain tidak ada blangko e-KTP pihaknya mengalami kendala yakni masih minimnya sarana prasarana penunjang untuk mempercepat pelayanan pembuatan kartu penduduk tersebut.

"Kendalanya mulai dari SDM dan Sarpras yaitu mobil pelayanan keliling," jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah pemegang e-KTP terbaru di Kabupaten Mojokerto.

Dari laporan tercatat kurang lebih sebanyak 2.300 pemegang baru e-KTP.

"Target pemenuhan e-KTP di Kabupaten Mojokerto untuk e-KTP atau Suket bisa 98 persen," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved