Fashion

Kreasi Crazy Embroidery ala Desainer Siska Sumartono

Menurut pemilik brand fashion Sari Ronche ini, crazy embroidery bukan sesuatu yang baru. Hanya saja, memang jarang ditemukan di Indonesia.

Kreasi Crazy Embroidery ala Desainer Siska Sumartono
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Koleksi crazy embroidery Siska Sumartono. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kreasi sulam pada produk-produk fashion masih digemari oleh masyarakat. Para desainer pun terus memberikan sentuhan.

Hal itu pula yang dilakukan oleh desainer Siska Sumartono. Di antara berbagai karya sulamannya, ia memperkenalkan 'crazy embroidery' miliknya.

Menurut pemilik brand fashion Sari Ronche ini, crazy embroidery bukan sesuatu yang baru. Hanya saja, memang jarang ditemukan di Indonesia.

"Salah satu alasannya, harga jual yang mahal sehingga sedikit yang mau memproduksi. Kalau saya memang orientasinya ke arah seni," ungkap perempuan kelahiran 1970 ini.

Crazy embroidery merupakan teknik bordir yang menggabungkan segala unsur materi untuk mempercantik sebuah media. Mulai dari busana, home decoration, atau produk-produk fashion lainnya.

"Crazy embroidery dibuat dengan berbagai teknik dan ide, termasuk penataan dan materi yang digunakan. Crazy embroidery menduduki tingkatan yang expert dalam menyulam. Kalau masih awal belajar (menyulam), hasilnya akan tampak kaku," Siska mengatakan.

Salah satu koleksinya yang mengangkat crazy embroidery yakni coat. Dalam busana tersebut, Siska memanfaatkan enam teknik sulam. Di antaranya teknik french knot atau sulam peniti dan teknik bolian, yakni sulam kecil-kecil.

"Kombinasi yang dihadirkan menjadikannya indah, meskipun sebenarnya dibuat dari sulam yang sederhana," kata Siska.

Motif-motif yang dihadirkan tampak didominasi oleh objek floral. Ada bunga jambu, bunga rumput, dedaunan, ikatan padi, dan sebagainya.

Dalam membuatnya, Siska memanfaatkan payet, kristal, kulit kerang, dan logam yang dipadupadankan sehingga tampak unik.

Halaman
123
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved