Bisnis

Softex Plant Sidoarjo Siap Naikkan Produksi 20 Persen di Tahun 2020

Produsen pembalut dan popok PT Softex Indonesia untuk pabrik Sidoarjo, di tahun 2020 ini mentargetkan peningkatan produksi hingga 20 persen.

Softex Plant Sidoarjo Siap Naikkan Produksi 20 Persen di Tahun 2020
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Aktivitas di pabrik PT Softex Indonesia di Sidoarjo, Kamis (23/1). Produsen pembalut dan popok terbesar di Indonesia itu memiliki area produksi di pabrik Sidoarjo seluas 18.552 per meter persegi dengan kapasitas 7 mesin produksi. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Produsen pembalut dan popok PT Softex Indonesia untuk pabrik Sidoarjo, di tahun 2020 ini mentargetkan peningkatan produksi hingga 20 persen. Langkah itu dilakukan untuk menjaga pasar di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

"Kami targetkan peningkatan produksi ini untuk mendukung rencana pengembangan pabrik baru di Kerawang. Selama ini pabrik pertama di Tangerang, dan kedua di Sidoarjo ini dan selanjutnya di kuartal III tahun 2020 ini kami target operasional di pabrik Kerawang," jelas Hendra Setiawan, CEO PT Softex Indonesia, Kamis (23/1/2020).

Pabrik Softex Sidoarjo memiliki luas sekitar 18.552 meter persegi memproduksi produk Sweety, Happy Nappy, Confidence dan Softex ini 90 persennya memenuhi permintaan Indonesia Timur sedangkan 10 persen untuk ekspor.

“Di pabrik Sidoarjo ini kami memiliki 7 mesin produksi. Setiap mesin mampu menghasilkan 15 juta hingga 20 juta popok maupun pembalut setiap harinya,” tambah Benydictus Hidrawan, Plant Manager Sidoarjo PT Softex Indonesia.

Dengan utility sudah mencapai 80 persen, rencana kenaikan produksi berpotensi menambah mesin. Namun Benydictus mengaku hal tersebut diserahkan ke kantor pusat.

pabrik baru di Kerawang akan menempati lahan seluas 12 hektare dan menerapkan teknologi terbaru dalam bentuk sistem penyimpanan dan pengambilan otomatis (Automated Storage and Retrieval Systems/ASRS).

Dalam kesempatan itu, Head of Talenta Acquisition Learning and Reward PT Softex Indonesia, M Zaenal Abidin, juga mengungkapkan tentang program sustainability yang dilaksanakan Softex Indonesia.

"Program ini dilaksanakan dengan sistem berbeda dengan tujuannya untuk mengolah popok bayi bekas sehingga tidak mencemari lingkungan. Nantinya hasil olahan berupa pupuk dan media tanam," kata Zaenal.

Selain itu, Zaenal menambahkan program pengolahan limbah popok bekas di Tangerang juga bekerjasama dengan bank sampah. Sementara di Bandung, pihaknya juga berkerja sama dengan sejumlah pihak.

"Kami memggandeng bank sampah di mana bank sampah ini nanti yang membantu kita untuk kumpulkan limbah popok bekas. Kalau di Bandung kami mengolah tong sampah itu ada di beberapa misalnya di rumah sakit di day care hingga di mall. Sementara ada titiknya 4 nanti akan kita tambah lagi," jelasnya.

Untuk Surabaya diharapkan tahun ini sudah bisa mulai dilakukan. Pihaknya sedang mencari partner bank sampah yang mau bekerja sama dengan othermal sekaligus bagaimana cara mengumpulkan sampai atau limbah pokok.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved