Filipina Nekat Hadapi Tentara AL China Pakai Kapal Perang Berkarat, Demi Laut China Selatan

Filipina Nekat Hadapi Tentara AL China Pakai Kapal Perang Berkarat, Demi Mempertahankan Laut China Selatan

Kolase Institute for China-America Studies dan Youtube CGTN
Ilustrasi: Filipina Nekat Hadapi Tentara AL China Pakai Kapal Perang Berkarat, Demi Laut China Selatan 

SURYA.co.id - Tak hanya di Laut Natuna, China selama ini juga mengklaim wilayahnya di Laut China Selatan (LCS).

Sama seperti Indonesia, beberapa negara di sekitar Laut China Selatan juga melakukan perlawanan untuk mempertahankan wilayah lautnya.

Salah satunya adalah Filipina.

Meski angkatan lautnya tak sehebat China, Presiden Filipina Rodrigo Duterte tetap ngotot mempertahankan wilayahnya di Laut China Selatan agar tak seenaknya diklaim.

Seperti dilansir dari Sosok.id dalam artikel 'Miris Tapi Berani, Demi Jaga Kedaulatan Negaranya, Marinir Filipina Lawan Militer Kuat China dengan Kapal Perang Rongsokan'.

Tapi sialnya, anggaran pertahanan Filipina malah cenderung mengalami penurunan disaat ancaman pelanggaran kedaulatan semakin meningkat.

Sehingga Filipina terpaksa cuma bisa mengerahkan kapal perang Landing Ship Tank (LST) BRP Sierra Madre untuk melindungi wilayah perairannya.

Mengutip SCMP, Rabu (22/1/2020) kapal perang BRP Sierra Madre memanglah kapal perang.

Namun, sudah tidak operasional dan sengaja dikaramkan di perairan dangkal kawasan Pulau Spratly.

Keberadaan Sierra Madre sendiri sudah ada sejak tahun 1999 dimana ide mengkaramkan kapal ini terlintas usai AL Filipina tak mampu membiayai biaya patroli di kepulauan Spratly secara terus menerus.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved