Berita Surabaya

Polda Jatim Kembali Sita Barang Bukti Dana Investasi Bodong Memiles PT Kam and Kam Rp 4,1 miliar

Polda Jatim kembali menyita barang bukti aliran dana investasi bodong Memiles PT Kam and Kam sedikitnya Rp 4,1 miliar

Polda Jatim Kembali Sita Barang Bukti Dana Investasi Bodong Memiles PT Kam and Kam Rp 4,1 miliar
SURYA.co.id/Luhur Pambudi
Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dan pelaku SW di Lobby Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Jumat (17/1/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyidik Subdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim kembali menyita barang bukti aliran dana investasi bodong Memiles PT Kam and Kam sedikitnya Rp 4,1 miliar. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan uang itu diperoleh dari tiga nomor rekening yang dimiliki para tersangka.

Selain tersangka Suhanda (manajer), lanjut Trunoyudo, pihaknya merilis tiga tersangka baru, yakni Martini Luisa (ML) alias Dokter Eva sebagai motivator atau pencari member dan Prima Hendika (PH) sebagai ahli IT, Jumat (10/1/2020). Kemudian, Sri Wiwit (SW) yang bertugas sebagai penyalur barang hadiah bonus (Reward) ke member, Kamis (16/1/2020).

Nomor rekening itu berasal dari tujuh nomor rekening yang telah diidentifikasi oleh penyidik.

"Ada tiga rekening terdahulu yang pernah disampaikan diblokir oleh penyidik dan berhasil diselamatkan penyidik kemudian dijadikan alat bukti," katanya di Mapolda Jatim, Selasa (21/1/2020).

Terungkapnya aliran dana itu menambah jumlah uang aset milik PT Kam and Kam yang menjadi barang bukti penyidik, yakni Rp 128 Miliar.

"Prioritas kami adalah menyelamatkan aset, milik korban member memiles sebanyak banyaknya, kaitan kepastian hukum dan kepastian aset milik member atau korban," jelasnya.

Trunoyudo juga mengungkapkan, 19 hari pasca kasus itu diungkap media ke publik, tercatat 518 orang korban melapor ke layanan yang disediakan oleh Posko Pengaduan Memiles.

"Ada 139 orang melalui SPKT Mapolda Jatim dan 379 orang melalui online," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved