Breaking News:

Citizen Reporter

Ingin Program Permakanan Tepat Sasaran, Mahasiswa UKDC Surabaya Gelar Pemeriksaan Kesehatan Lansia

Demi pengoptimalan penerimaan program permakanan, Mahasiswa UKDC Surabaya menggelar pemeriksaan kesehatan untuk lansia di Semolowaru.

Editor: Eben Haezer Panca
ist/citizen reporter
Kegiatan pemeriksaan kesehatan yang melibatkan para lansia penerima program permakanan di Semolowaru, Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Program permakanan merupakan program pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya Untuk menyejahterakan masyarakat warga Penyandang Kesejahteraan Masalah Sosial (PKMS).

Program ini secara hukum dipayungi oleh Peraturan Wali Kota Surabaya nomor 19 tahun 2016 dan penanggungjawab pengelolaannya adalah Dinas Sosial Kota Surabaya.  

Program ini berfokus kepada lansia, anak yatim piatu dan penyandang disabilitas. Program ini muncul karena Pemkot menemui ada orang yang terlantar yang kelaparan sampai meninggal dunia.

Kelurahan Semolowaru, kecamatan Sukolilo, kota Surabaya merupakan salah satu area sasaran program permakanan tersebut.

Di sana terdapat 59 orang penerima manfaat yang dikategorikan lanjut usia miskin, terlantar dan disabilitas yang menerima program permakanan ini. Penerima manfaat pada program ini akan mendapatkan jatah makan 1 kali sehari.

Progam permakanan tersebut diharapkan dapat membantu asupan gizi lansia di Kecamatan Semolowaru. Tetapi perlu diingat bahwa usia lansia juga memiliki berbagai macam riwayat penyakit. Sehubungan dengan hal itu tentu saja ada berbagai makanan yang tidak bisa dikonsumsi.

Demi pengoptimalan penerimaan program permakanan, maka Mahasiswa UKDC (Universitas Katolik Darma Cendika) Surabaya yang sedang mengikuti program pengabdian masyarakat bekerjasama dengan pihak Puskesmas Semolowaru untuk melaksanakan pemeriksaan untuk warga lansia penerima manfaat.

Kegiatan tersebut bertujuan agar para warga lansia penerima manfaat dapat mengetahui ada tidaknya penyakit yang diderita serta pantangan-pantangan apa yang tidak boleh dikonsumsi.

Kegiatan pemeriksaan tersebut disambut antusias oleh warga lansia Kecamatan Semolowaru.

Mereka juga dapat mengambil manfaat besar dari sana. Salah satu warga ada yang baru tahu bahwa dirinya memiliki penyakit kolesterol sehingga adanya pantangan atau mengurangi makanan yang mengandung minyak berlebih.

Artikel ini ditulis oleh Vinsensius Katon, Mahasiswa Universitas Katolik Darma Cendika Surabaya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved