Breaking News:

Benarkah Aksi Kejam KKB Papua Termasuk Tindakan Terorisme? ini Kata Wakil Ketua DPR & Hendropriyono

Sejumlah pihak berpendapat kalau aksi-aksi kejam KKB Papua sudah termasuk tindakan terorisme, Begini penjelasan Wakil Ketua DPR dan Hendropriyono

Facebook TPNPB
KKB Papua 

SURYA.co.id - Sejumlah pihak berpendapat kalau aksi-aksi kejam kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua sudah termasuk tindakan terorisme.

Hal ini pertama kali diungkapkan oleh mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Hendropriyono, yang kini didukung oleh wakil Ketua DPR RI Bidang Polhukam, Azis Syamsuddin.

Alazan Azis sepakat untuk menyebut aksi kejam KKB Papua sebagai tindakan terorisme adalah merujuk pada pasal 1 ayat 2, Undang-Undang Terorisme yang baru, atau UU No 5 Tahun 2018.

Melansir dari Tribun Jakarta dalam artikel 'Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Sepakat KKB Papua Diredefinisi jadi Organisasi Teroris', di dalam undang-undang itu disebutkan terorisme didefinisikan sebagai:

Perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, Iingkungan hidup, fasilitas publik, atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan.

Menurut Azis, aksi-aksi kejam KKB Papua sudah termasuk dalam kriteria tersebut.

"Mencermati definisi undang-undang di atas, agaknya kelompok bersenjata di Papua memenuhi beberapa kriteria yang dimaksud," kata Azis dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Senin (20/1/2020).

Sebagai contoh, tambahnya, pembantaian 31 orang pekerja infratruktur yang terjadi pada tahun 2018 lalu, tentunya melahirkan suasana teror di tengah masyarakat.

Jumlah itu katanya belum termasuk 1 orang anggota TNI yang tewas satu hari setelahnya.

Jumlah korban meninggal itu bahkan lebih besar dari jumlah korban terorisme yang berlangsung dalam satu dekade terakhir di Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved