Berita Malang Raya

Jelang Imlek, Umat Konghucu di Kelenteng Eng An Kiong Bersihkan Patung Dewa

Rupang-rupang itu, katanya, dalam keadaan kosong sebab para dewa sedang bertemu Tuhan untuk menyerahkan catatan amal perbuatan umat manusia.

Jelang Imlek, Umat Konghucu di Kelenteng Eng An Kiong Bersihkan Patung Dewa
suryamalang/aminatus sofya
Warga Tionghoa di Kota Malang saat membersihkan rupang di Klenteng Eng An Kiong jelang perayaan Tahun Baru Imlek 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Jelang Imlek 2571, warga Tionghoa di Kota Malang mulai membersihkan patung dewa di Kelenteng Eng An Kiong, yang terletak di Jalan RE Martadinata, kota Malang. Ritual memandikan patung dewa atau rupang ini rutin dilakukan jelang perayaan Tahun Baru Imlek.

Satu demi satu rupang beserta altar diturunkan dari tempat sembahyang ke halaman belakang klenteng untuk dibersihkan. Pertama, mereka menyiram air sabun kemudian menggosoknya agar kotoran yang menempel terlepas.

Setelah itu, rupang disiram menggunakan air bunga. Proses terakhir, rupang dijemur di bawah terik matahari dan ditata kembali di tempat asal.

Humas Klenteng Eng An Kiong mengatakan ritual membersihkan rupang jelang perayaan Imlek wajib dilakukan. Rupang-rupang itu, katanya, dalam keadaan kosong sebab para dewa sedang bertemu Tuhan untuk menyerahkan catatan amal perbuatan umat manusia.

“Agar tahun depan suci kembali, maka harus dimandikan. Dewa datang, tempatnya kembali bersih dan suci,” kata Bonsu Anton, Senin (20/1/2020).

Tak hanya rupang, ukiran yang ada di klenteng juga turut dibersihkan menggunakan lap basah. Buku-buku yang berada di atas altar ditata agar terlihat rapi.

Bonsu Anton menambahkan prosesi pembersihan patung dewa diperkirakan akan selesai dalam waktu tiga hari. Setelahnya, patung akan dikembalikan di posisi semula.

“Jadi saat perayaan Imlek, semua tempat untuk dewa bersih. Jemaah klenteng juga bisa beribadah dengan nyaman,” ucap dia.

Sebelum rupang dibersihkan, jemaah Klenteng Eng An Kiong terlebih dulu melaksanakan upacara Sung Sien atau mengantar roh para dewa kepada Tuhan.

Saat upacara inilah, para dewa terbang dan menemui Tuhan untuk menyampaikan catatan amal perbuatan umat manusia selama setahun. Upacara Sung Sien juga merupakan penutup sembayang akhir tahun.

Tahun Baru Imlek 2571 akan jatuh pada Sabtu (25/1). Saat perayaan Imlek, masyarakat Tinghoa penganut Tri Darma (Kong Hu Cu, Tai dan Budhha) di Klenteng Eng An Kiong biasanya melaksanakan Cap Go Meh dengan membagikan kudapan khas yakni Lontong Cap Go Meh.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved