Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Jember

Bupati Ragukan Keabsahan Panitia Angket. Wakil Ketua DPRD Jember : Apa Jember Jadi Kerajaan Sendiri

"Kalau selevel pejabat Kemendagri hadir, kemudian dianggap tidak sah, ya ini di luar NKRI. Atau bisa saja Jember ini jadi Kerajaan sendiri," katanya

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Sejumlah papan berisi ucapan penolakan Hak Angket DPRD Jember terpajang di depan Pendapa Bupati Jember, Pendapa Wahyawibawagraha 

SURYA.co.id | JEMBER - Wakil Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim menyebut Jember sebagai kerajaan sendiri jika Bupati Jember Faida tidak mengakui keabsahaan Panitia Angket. Pernyataan bernada sindiran itu disampaikan Halim ketika mendampingi Panitia Angket melakukan konferensi pers di Ruang Badan Musyarawah DPRD Jember, Senin (20/1/2020).

Saat konferensi pers itu, Halim menjadi fasilitator antara wartawan dan Panitia Angket. Tetapi dia juga memberikan pernyataan, jika pertanyaan wartawan ditujukan kepada unsur pimpinan dewan, atau kelembagaan dewan.

Ketika wartawan mencecar pertanyaan perihal ketidakhadiran pejabat Pemkab Jember karena ada pandangan dari Bupati Jember bahwa Panitia Angket tidak sah, Halim pun memberikan pernyataannya.

"Dalam waktu dekat, pejabat Kemendagri akan memenuhi panggilan Panitia Angket. Kalau selevel pejabat Kemendagri hadir, kemudian dianggap tidak sah (Panitia Angket), ya ini di luar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Atau bisa saja Jember ini jadi kerajaan sendiri," kata Halim.

Tak pelak pernyataan politisi dari Partai Gerindra ini memicu tawa para wartawan yang mengikuti konferensi pers tersebut. Halim menyilakan wartawan menafsirkan sendiri perihal instruksi dari kepala daerah Jember kepada para pejabat di Pemkab Jember untuk tidak memenuhi panggilan Panitia Angket DPRD Jember.

Seperti diberitakan, Juru Bicara Panitia Angket DPRD Jember, David Handoko Seto menyebutkan Bupati Jember Faida masih meragukan keabsahan Panitia Angket DPRD Jember. Karena itu pula, dia meminta supaya para pejabat Pemkab Jember tidak memenuhi panggilan Panitia Angket tersebut.

Sementara di sisi lain, beberapa pihak di luar unsur pejabat Pemkab Jember, memenuhi panggilan Panitia Angket. Rencananya dalam waktu dekat, Panitia Angket juga bakal mengundang pejabat dari Kemendagri.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved