Berita Gresik

Rincian Pendapatan Cukai di Gresik yang Mencapai hingga Rp 689,33 Miliar

Jajaran Bea Cukai bersama Forkopimda Kabupaten Gresik memusnahkan barang-barang tanpa pita cukai di kantor bea dan cukai Gresik.

Rincian Pendapatan Cukai di Gresik yang Mencapai hingga Rp 689,33 Miliar
surya.co.id/sugiyono
DIMUSNAHKAN - Jajaran Bea Cukai bersama Forkopimda Kabupaten Gresik memusnahkan barang - barang tanpa pita cukai di kantor Bea dan Cukai Gresik, Selasa (15/10/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Pajak cukai di Kabupaten Gresik menjadi salah satu penyumbang pendapatan terbesar bagi pendapatan negara. Total pendapatan dari sektor cukai sebesar Rp 689,33 miliar, Minggu (19/1/2020).

Kepala Bea Cukai Gresik, Bier Budi Kismuljanto, mengatakan, pendapatan negara dari sektor cukai di Kabupaten Gresik sangat meningkat. Sehingga menyumbang pendapatan Negara.

Rinciannya, dari sektor tembakau sebesar Rp 592 Miliar, Rp 3,9 Miliar dari sektor etil alkohol dan Rp 142 Juta dari sektor lain.

Sementara untuk pendapatan ekspor, Kantor Bea Cukai Gresik berhasil mendapat pendapatan sebesar Rp 3,73 miliar. Sedangkan dari impor, berhasil mendapatkan pendapatan sebesar Rp 88,5 Miliar.

"Pendapatan ekspor terbesar dari sektor sawit. Sementara untuk pendapatan impor dari sektor gula," kata Bier.

Selain itu, pendapatan lain dari Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) pada 2019 sebesar Rp 2,41 triliun, yaitu dari sektor Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Impor sebesar Rp 1,9 triliun dan Pajak Penghasilan (PPh) Impor sebesar Rp 433 miliar.

“Semua transaksi impor dikenakan bea masuk dan juga ada PDRI, sehingga Gresik menjadi salah satu penopang pendapatan negara yang relatif besar," imbuhnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gresik, Lailatul Qodri, mengatakan, tingginya pendapatan kantor bea cukai Kabupaten Gresik menjadi indikator bahwa Gresik merupakan salah satu penopang pendapatan negara. Baik dari sektor cukai, ekspor dan impor.

Dari tingginya pendapatan negara, Qodri berharap kepada pemerintah daerah untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi investor.

"Perkembangan industri di Gresik terus meningkat. Seperti adanya kawasan industri yang terus bertambah, sehingga bisa menambah pendapatan negara dan menciptakan lapangan kerja," kata Qodri yang juga mantan Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Gresik.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved