Berita Madiun

Jelang Pensiun, Polisi di Polres Madiun Dipecat Karena Gelapkan Dana Rp1 Miliar Milik Koperasi

Seorang perwira Polres Madiun Kota, AKP Heru Nurtjahyono dipecat dari kesatuannya, karena terbukti menggelapkan uang Rp1 miliar.

Jelang Pensiun, Polisi di Polres Madiun Dipecat Karena Gelapkan Dana Rp1 Miliar Milik Koperasi
surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Penyerahan foto AKP Heru dari Paminal kepada Kapolres Madiun Kota. 

SURYA.co.id|MADIUN - Seorang perwira Polres Madiun Kota, AKP Heru Nurtjahyono dipecat dari kesatuannya, karena terbukti menggelapkan uang koperasi anggota polisi senilai Rp 1 miliar.

AKP Heru menggelapkan uang milik anggota koperasi selama kurun waktu 3 tahun, saat menjabat sebagai pimpinan koperasi. Padahal, pada Februari 2020 ini, yang bersangkutan sudah pensiun.

Kapolres Madiun Kota, AKBP R Bobby Aria mengatakan, proses pemecatan AKP Heru dilakukan setelah adanya putusan dari Pengadilan Negeri Kota Madiun, Jawa Timur. Heru divonis bersalah dengan hukuman 2,5 tahun penjara.

"Dengan berat hati kami berhentikan secara tidak hormat AKP Heru Nurtjahyono. Yang bersangkutan, secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. Perbuatan yang bersangkutan tidak mencerminkan tindakan Polri," kata Boby saat memimpin upacara pemberhentian di Mapolres Madiun Kota, Jumat (17/1/2020).

Bobby mengatakan, pemecatan AKP Heru seharusnya bisa menjadi contoh bagi personel lainnya agar tidak melakukan perbuatan serupa.

Polri akan menindak tegas anggotanya yang melakukan pelanggaran dan tindak pidana. Sebaliknya, apabila ada anggota yang berprestasi akan diberikan reward atau penghargaan.

Pantauan di lokasi, AKP Heru tidak menghadiri upacara pemecatan. Prosesi pemecatan dilakukan dengan penyerahan foto AKP Heru dari Paminal kepada Kapolres Madiun Kota.

Selain memecat AKP Heru, dua anggota Polres Madiun Kota lainnya juga dipecat karena melakukan pelanggaran, yakni Briptu Rosy Wira Bhuana dan Aiptu Sunardi.

Briptu Rosy dipecat lantaran menjual narkoba. Sedangkan, Aiptu Sunardi dipecat karena tidak masuk kerja selama dua tahun. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved