Berita Gresik

Begal yang Bawa Kabur Motor Korban Kecelakaan di Gresik Kritis Dihajar Warga

Bukannya menolong korban, Bambang malah membawa kabur motor korban yang masih tergeletak di jalan setelah kecelakaan.

Begal yang Bawa Kabur Motor Korban Kecelakaan di Gresik Kritis Dihajar Warga
ist
Bambang terkapar di rumah sakit usai dihajar massa, Minggu (19/1/2020). Foto : Istimewa 

SURYA.co.id | GRESIK - Bambang Pranowo kritis setelah dihajar warga di Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Minggu (19/1/2020).

Pria tersebut jadi sasaran amuk massa setelah membawa kabur motor milik korban kecelakaan. 

Dijelaskan Kapolsek Driyorejo, Kompol Wavek, peristiwa itu dimulai ketika pengendara motor bernama Wildan Risqiansyah mengalami kecelakaan di Jl Raya Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo. 

Saat itu, Bambang bersama beberapa orang lainnya berada tak jauh dari lokasi kecelakaan. Mereka pun mendatangi korban seakan-akan hendak menolong. 

Tetapi, hal lain yang dia lakukan. Bukannya menolong korban, Bambang malah membawa kabur motor korban. 

Korban yang tergeletak, kemudian berteriak minta tolong. 

Teriakan tersebut didengar oleh warga yang langsung membantu dan melakukan pengejaran.

Kawanan begal itu berusaha lari dari kejaran warga. Mereka langsung berpencar menyelamatkan diri masing-masing.

Sial bagi Bambang Pranowo. Saat berusaha kabur, dia tertangkap. Massa yang emosi, tanpa aba-aba langsung menghujani dengan bogem mentah. Bambang yang terkapar dijadikan samsak hidup.

Saat itu, korps Bhayangkara sedang melakukan patroli di Citraland Kota Baru Driyorejo (KBD). mendapat laporan begal yang tertangkap, pihaknya langsung mendatangi lokasi.

“Kami langsung mendatangi TKP dan mengamankan pelaku dari massa yang emosi,” ucapnya.

Pelaku hanya bisa terlentang di tengah jalan. Kondisinya penuh luka di bagian wajah.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP.

Mantan Kapolsek Menganti ini menambahkan pihaknya meminimalisir kejahatan jalanan dengan menyisir muda mudi yang nongkrong di tempat gelap – gelap di KBD.

"Disana memang kebanyakan muda-mudi yang sering nongkrong tidak jelas di Citraland KBD, mayoritas warga dari luar Kecamatan Driyorejo. Seperti dari Waru Gunung atau Karang Pilang, Surabaya. Kalau dari Gresik seperti dari Menganti dan Kedamean. Kita sering lakukan razia. Patut kita curigai, ada apa dan mengapa mereka berada di tempay gelap – gelap," tutupnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved