Grahadi

Pemprov Jatim

Harga Gula Jatim Naik, Gubernur Khofifah Minta Satgas Pangan dan KPPU Cek Stok di Gudang dan Pabrik

Khofifah Indar Parawansa tegas meminta Satgas Pangan dan KPPU turun langsung mengecek ketersediaan gula di gudang-gudang dan pabrik-pabrik.

Harga Gula Jatim Naik, Gubernur Khofifah Minta Satgas Pangan dan KPPU Cek Stok di Gudang dan Pabrik
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melakukan operasi pasar di Pasar Ngaban Sidoarjo dan Pasar Ngimbang Kabupaten Lamongan, Sabtu (18/1/2020). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa tegas meminta Satgas Pangan dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) turun langsung mengecek ketersediaan gula di gudang-gudang dan pabrik-pabrik.

Hal itu menyusul adanya kenaikan harga gula dan diikuti dengan kelangkaan gula di sejumlah titik di Jawa Timur.

"Ketersediaan gula di beberapa titik Jatim dalam seminggu ini mengalami kelangkaan di pasar. Maka berdampak ke harga yang mengalami kenaikan. Sejak Selasa lalu saya sudah meminta ke Bulog, PTPN X dan pabrik gula Rajawali untuk melakukan operasi pasar," kata Khofifah, Sabtu (28/1/2020).

Lebih lanjut mantan Menteri Sosial ini menegaskan, pada dasarkan stok gula di Jawa Timur dalam kondisi aman, bahkan surplus.

Berdasarkan produksi gula tahun 2019 dari delapan pabrik gula di Jatim ada produksi sebanyak 1.046.855 ton dalam setahun.

Saat ini persediaan gula di Jatim masih ada 185.785 ton. Hingga bulan Mei 2020 mendatang, konsumsi gula Jatim diperkirakan sebanyak 175.500 ton. Sehingga terdapat surplus 10.000 hingga musim giling bulan Mei tiba.

"Kita sebetulnya masih surplus 10.000 ton, tapi posisi saat ini baik di gudang Bulog maupun PTPN X serta gudang pabrik guka lainnya saya minta ada pengecekan stok apakah ada gula yang sudah kontrak jual beli dengan daerah lain terutama 16 provinsi yang logistiknya memang 80 persennya disuplai dari Jawa Timur atau ada yang sengaja menimbun," kata Khofifah.

Oleh sebab itu, Khofifah meminta agar Satgas dan KPPU untuk turun langsung mengecek gudang-gudang pabrik gula baik BUMN maupun swasta dan juga mengecek gudang Bulog.

Hal ini dilakukan juga mengecek jika masih ada stok gula yang masih bisa dimaksimalkan untuk dijual ke pasar dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Saya minta Satgas Pangan dan KPPU untuk melakukan pengecekan dan monitoring. Adakah potensi gula yang masih bisa diedarkan ke pasar," tegasnya.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved