Grahadi

Pemprov Jatim

Realisasikan Big Data, Diskominfo Jatim Sediakan Infrastruktur dan Aplikasi: Semua OPD Bisa Isi Data

Diskominfo Jatim berupaya mewujudkan keinginan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa untuk membentuk Big Data.

Realisasikan Big Data, Diskominfo Jatim Sediakan Infrastruktur dan Aplikasi: Semua OPD Bisa Isi Data
Humas Pemprov Jatim
Kepala Dinas Kominfo Jatim, Benny Sampir Wanto 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur (Diskominfo Jatim) berupaya mewujudkan keinginan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa untuk membentuk Big Data.

Kepala Dinas Kominfo Jatim, Benny Sampirwanto menjelaskan, dengan adanya Big Data yang menyediakan semua informasi dan data di Jawa Timur, maka Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bisa mengambil kebijakan yang tepat.

Nantinya, lanjut Benny, pengisian data di Big Data ini tidak seperti sebelumnya yaitu hanya dari Diskominfo Jatim saja melainkan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jawa Timur, sehingga Big Data ini juga mampu membangun konektivitas data antar OPD.

“Nantinya yang mengisi data-data real time itu adalah masing-masing OPD. Kita juga sudah membuat antar koneksinya. Jadi kami hanya memfasilitasi infrastruktur dan aplikasi. Untuk memperkuat dan menyamakan persepsi saja,” ujar Benny, Kamis (16/1/2020) kemarin.

Untuk menindaklanjuti rencana tersebut, saat ini Diskominfo Jatim sedang melakukan koordinasi dengan masing-masing OPD.

Ketika masing-masing OPD bisa menginput data,  Benny berharap hal ini bisa meminimalisasi penyebab kegagalan tahun lalu dalam menciptakan Big Data, yaitu pada sistem pengambilan data.

“Nantinya data ini tidak hanya bisa menyambung antar koneksi namun juga harus memberikan manfaat. Saat ini kami tinggal menunggu kesiapan masing-masing OPD untuk menyiapkan data-datanya,” tuturnya

Ketika semua sudah terkoneksi, nantinya tidak hanya Gubernur yang bisa mengakses Big Data ini, melainkan semua OPD juga bisa mengaksesnya.

Selain itu Diskominfo Jatim juga akan melibatkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dan Universitas Airlangga (Unair) dalam proyek Big Data ini.

“Tapi yang mengerjakan tetap kami, para ahli dari perguruan tinggi ini hanya sebagai konsultan saja,” jelasnya

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved