Berita Bisnis

Pupuk Kaltim Siapkan Stok 73.062 Ton Pupuk Subsidi untuk Wilayah Jawa Timur

Untuk wilayah Jawa Timur (Jatim), Pupuk Kaltim memiliki stok Urea sebesar 73.062 ton.

Pupuk Kaltim Siapkan Stok 73.062 Ton Pupuk Subsidi untuk Wilayah Jawa Timur
Foto Pupuk Kaltim
Gudang Pupuk Kaltim yang ada di kawasan pergudangan Surabaya Utara. 

SURYA.co.id | SURABAYA -Menjelang musim tanam awal tahun 2020 ini, PT Pupuk Kalimantan Timur atau Pupuk Kaltim memastikan stok pupuk subsidi dalam kondisi aman dan siap disalurkan untuk memenuhi kebutuhan petani.

Untuk wilayah Jawa Timur (Jatim), Pupuk Kaltim memiliki stok Urea sebesar 73.062 ton.

"Jumlah itu untuk memenuhi kebutuhan petani sampai tiga bulan ke depan," kata M Yusri, GM Pemasaran PSO Pupuk Kaltim, Kamis (16/1/2020).

Terkait kesiapan dalam menghadapi musim tanam, hingga minggu kedua tahun 2020, Pupuk Kaltim telah menyalurkan pupuk bersubsidi di Jatim sebanyak 10.260 ton Urea.

Di Jatim wilayah yang dilayani produk subsidi dari Pupuk Kaltim ada di 11 Kabupaten dan Kota yang ada di kawasan tapal kuda (Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangil), Sidoarjo, dan Surabaya.

Hal ini juga dipertegas oleh bahwa penyaluran pupuk subsidi di daerah-daerah pemasaran sudah mulai dilakukan sejak terbitnya Permentan tahun 2020. Misalnya di Jatim alokasi Pupuk Urea Bersubsidi sebanyak 553.546 ton.

“Kami berkomitmen untuk mengedepankan kepentingan petani dan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi di daerah dengan tetap memperhatikan ketentuan yang menjadi dasar dalam penyaluran pupuk bersubsidi,” jelas Yusri.

Sesuai Permentan No 1 tahun 2020, penyaluran pupuk bersubsidi ke petani harus menggunakan E-RDKK (Elelektronik Rencana Defmitif Kebutuhan Kelompok) hal ini merupakan innovasi yang dikembangkan Kementerian Pertanian jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menggunakan RDKK manual.

Terkait dengan E-RDKK tersebut, hingga saat ini masih banyak E-RDKK tahun 2020 yang belum tersedia di kios pengecer, karena masih dalam proses penyusunan.

Yusri menambahkan, jika ada isu kelangkaan pupuk atau petani kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi, hal tersebut bukan disebabkan karena ketidaktersediaan stok, melainkan adanya perubahan mekanisme penyaluran Pupuk Bersubsidi yang tertuang dalam Permentan RI tahun 2020.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved