Berita Gresik

RSUD Umar Mas’ud Bawean Tak Punya Dokter Spesialis dan Apoteker, Ini yang akan Dilakukan DPRD Gresik

RSUD Umar Mas’ud Pulau Bawean Gresik tak memiliki dokter spesialis dan juga apoteker

RSUD Umar Mas’ud Bawean Tak Punya Dokter Spesialis dan Apoteker, Ini yang akan Dilakukan DPRD Gresik
willy abraham/surya
DPRD Gresik hearing dengan Dinas Kesehatan dan RSUD Umar Mas'ud di ruang rapat pimpinan, Kamis (16/1/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Sejak diresmikan pada 2018 silam, keberadaan RSUD Umar Mas’ud yang tujuannya sebagai solusi di bidang kesehatan bagi masyarakat di Pulau Bawean Gresik masih belum sesuai harapan. Sebab, tenaga medis dokter spesialis ternyata tak ada di RS tersebut. 

"Tidak ada dokter spesialis tetap di kami. Padahal, rumah sakit tipe D seperti RSUD Umar Mas’ud minimal memiliki dua dokter spesialis tetap yang bertugas disitu," kata Direktur RSUD Umar Ma’sud, dr Tony S Hartanto, saat hearing dengan DPRD Gresik, Kamis (16/1/2020).

Selain tak ada dokter spesialis, Tony mengungkapkan pihaknya juga tak memiliki apoteker. Pihaknya hanya memiliki dokter umum hanya ada dua orang.

"Sebenarnya sudah ada pembukaan dalam formasi CPNS 2019 kemarin. Tapi tak ada peminat," ungkapnya.

Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani, bersama Komisi IV selain mendengar langsung keluhan dari rumah sakit di Bawean juga mengajak Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik untuk mencari jalan keluar.

Gus Yani sapaan akrabnya mengaku dalam beberapa waktu lalu melakukan sidak di RSUD Umar Mas'ud mengaku ruangan rawat inap dan pelayanan di RSUD Umar Mas’ud sudah bagus.

"Kami akan sidak ke sana untuk melihat langsung pelayanan kesehatan di RS itu," tukas Gus Yani.

Penulis: Willy Abraham
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved