Pembunuh ini Pilih Driver Taksi Online Bertubuh Kecil sebagai Sasaran, Akbar pun Dituntut Mati

Komplotan perampok dan pembunuh ini sengaja memilih driver taksi online bertubuh kecil untuk memuluskan aksinya.

Pembunuh ini Pilih Driver Taksi Online Bertubuh Kecil sebagai Sasaran, Akbar pun Dituntut Mati
Istimewa
Sofyan sopir taksi online ini dirampok dan dibunuh oleh komplotan penjahat. Ia sengaja dipilih karena bertubuh kecil. 

SURYA.CO.ID, PALEMBANG - Komplotan perampok dan pembunuh ini sengaja memilih driver taksi online bertubuh kecil untuk memuluskan aksinya.

Akbar Al Fariz (34) adalah otak kejahatan sadis tersebut.

Ia pun dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum.

Dua pelaku lain telah divonis mati, sedangkan satu pelaku lagi divonis 10 tahun penjara karena masih di bawah umur.

Ayah & Anak Rebutan Janda Cantik hingga Nyawa jadi Taruhannya, Cinta Segitiga Berujung Petaka

Pria Ini Bongkar Istrinya Selingkuh, Pasang Alat di Mobil, Hasilnya 10 Kali Zina dengan Guru Renang

Pasangan Kekasih ini Gelar Audisi Gratis Persetubuhan Bertiga, Bilangnya Cuma Bayar Uang Transport

Dipaksa Berhubungan Suami Istri, Wanita ini Nekat Bunuh Kekasihnya

Akbar Al Fariz, terdakwa utama pembunuh driver taksi online di Palembang, Sumatera Selatan, Sofyan, dituntut hukuman mati.
Akbar Al Fariz, terdakwa utama pembunuh driver taksi online di Palembang, Sumatera Selatan, Sofyan, dituntut hukuman mati. (KOMPAS/RHAMA PURNA JATI)

Akbar Al Fariz, terdakwa utama pembunuh driver taksi online di Palembang, Sumatera Selatan, Sofyan, dituntut hukuman mati.

Selain menjadi pelaku, dia juga diduga merencanakan pembunuhan dan mengajak serta tiga pelaku lain.

Tuntutan ini dibacakan Jaksa Penuntut Umum Purnama Sofyan di Pengadilan Negeri Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (16/1/2020).

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Efrata Tarigan ini, jaksa menuntut Akbar dijatuhi hukuman mati.

Terdakwa dinilai terbukti melanggar Pasal 340 jo KUHP Pasal 55 Ayat 1 tentang Pembunuhan Berencana terhadap Sofyan (44) pada 29 Oktober 2018.

Akbar yang memilih korban dan mengharuskan korban yang disasarnya tewas.

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved