Berita Jombang

Oleng Setelah Spion Bersenggolan, Truk Trailer Seruduk Rumah Warga di Jombang

Mendekati lokasi kejadian, truk menyerempet spion kanan kendaraan truk lain. Akibatnya, truk pun oleng dan menabrak rumah warga

surabaya.tribunnews.com/sutono
Kondisi truk trailer yang menyeruduk rumah warga di Jaan Raya Bandarkedungmulyo, Jombang. 

SURYA.co.id, JOMBANG - Sebuah truk trailer menyeruduk rumah warga di Jalan Raya Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, kabupaten Jombang, Kamis (16/1/2020).

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Hanya rumah warga rusak sebagian.

Saksi mata di lokasi kejadian mengungkapkan, peristiwa bermula ketika truk trailer Hino yang dikemudikan Suprapto (58) asal Desa Simo, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi berjalan dari barat (Nganjuk) menuju arah timur (Surabaya).

Mendekati lokasi kejadian, truk menyerempet spion kanan kendaraan truk Nissan yang melaju dari arah berlawanan.

Truk Nissan ini dikemudikan Ui Tobi Hurin (43), warga Dusun Piji, Sesa Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

"Karena menyerempet spion truk Nissan, truk Hino oleng ke kanan lalu menabrak tiang listrik dan baru berhenti setelah menabrak rumah," ujar Sariman, warga Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo, saksi mata, dalam keterangannya kepada polisi.

Mengetahui ada kecelakaan, warga berhamburan melihat ke lokasi dan berusaha menolong korban. Beruntung, sopir truk Hino, Suprapto, selamat dalam kejadian ini.

Akibat kejadian itu, bangunan rumah warga di bagian depan serta satu tiang liatrik rusak. Tak hanya itu, mobil juga mengalami kerusakan di bagian depan.

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kecelakaan.

"Namun dugaan sementara, sopir truk Hino kurang konsentrasi saat mengemudikan kendaraanya, sehingga menyerempet kendaraan lain lalu menabrak tiang listrik dan rumah warga," kata Iptu Sulaiman.

Ditambahkan, tidak ada korban jiwa dan luka dalam kecelakaan ini. "Hanya kerugian materi, yang ditaksir sekitar Rp 10 juta," tutur Iptu Sulaiman.

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved