Berita Malang Raya

Krisis Air di Malang, Perumda Tugu Tirta Akan Gelar Doa Bersama di Lokasi Pipa yang Sering Pecah

“Kami besok juga rencananya akan doa bersama di pipa-pipa yang sering pecah,” tutupnya saat menanggapi soal krisis air bersih.

Krisis Air di Malang, Perumda Tugu Tirta Akan Gelar Doa Bersama di Lokasi Pipa yang Sering Pecah
surabaya.tribunnews.com/rifky edgar
foto dok - Dengan membawa galon dan kaleng, sejumlah warga yang tinggal di Perumahan Bulan Terang Utama (BTU) mengantri untuk mendapatkan air bersih. Minggu (13/1/2019) 

SURYA.co.id | MALANG - Direktur Utama (Dirut) Perumda Tugu Tirta, Nor Muhlas berjanji segera menyiapkan terminal air di wilayah yang mengalami krisis air.

Sebagai langkah awal, perusahaan daerah yang mengelola air di Kota Malang itu bakal mendata berapa jumlah air yang dibutuhkan warga.

“Insyaallah pekan ini sudah bisa dipasang terminal air,” kata Muhlas, Kamis (16/1/2020).

Ia menambahkan, pembuatan terminal air tidak harus melalui proses lelang seperti saat mengadakan pipa. Terminal air juga tidak membutuhkan anggaran besar. Karenanya, solusi itu akan diambil sebagai langkah pendek untuk mengatasi krisis air yang sedang terjadi.

“Setelah ini segera kami analisa agar semua yang terdampak bisa dicover,” ucapnya.

Terkait 10 ribu warga Kota Malang yang mengeluh masih belum teraliri air, Muhlas berdalih pemukiman mereka berada di sisi paling atas. Karena membutuhkan tekanan besar, rekayasa jaringan yang dilakukan Perumda Tugu Tirta tidak berfungsi sebab pipa masih bocor.

“Yang belum teraliri itu adalah wilayah atas. Sementara untuk menjangkau ke sana kan butuh tekanan. Jadi belum bisa karena pipa bocor,” jelasnya.

Agar krisis air bisa segera teratasi, Perum Tugu Tirta telah menyiapkan beberapa langkah. Di antaranya dropping air bersih, rekayasa jaringan, merevitalisasi sumur, hingga terminal air.

“Kami besok juga rencananya akan doa bersama di pipa-pipa yang sering pecah,” tutupnya.

Solusi jangka pendek menyediakan terminal air dilontarkan oleh Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Trio Agus.

Trio Agus mendorong agar Perumda Tugu Tirta gerak cepat menyediakan terminal air di wilayah terdampak. Terminal air yang sifatnya mobile ini, dinilai efektif sebab tidak membutuhkan infrastruktur yang rumit dan mahal.

“Tempat itu (terminal air) di wilayah terdampak. Karena informasinya masih ada 10 ribu warga tidak teraliri air sama sekali,” kata Agus saat sidang Komisi B, Rabu (15/1) kemarin.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved