Breaking News:

Berita Jember

Buron Penusuk Mahasiswi Universitas Jember Dibekuk Polisi di Bali

Polisi menangkap pria yang buron setleah menusuk mahasiswi Universitas Negeri Jember serta merampas ponselnya.

ist
Faisol Abduh, tersangka pencuri ponsel dan penusuk mahasiswi Universitas Negeri Jember 

SURYA.co.id | JEMBER - Polisi menangkap pria yang menusuk mahasiswi Universitas Negeri Jember serta merampas ponselnya. 

Pri bernama M Faisol Abduh (25) itu dibekuk polisi di Bali. 

Kini lelaki itu kembali mendekam di sel tahanan polisi. Sebelumnya, dia pernah dua kali dipenjara juga dalam kasus pencurian.

Pemuda itu dinyatakan buron setelah polisi mengidentifikasi identitasnya sebagai orang yang diduga mencuri ponsel milik Nadya Muthia (21), seorang mahasiswi yang tinggal di sebuah rumah kos di Jl Semeru Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, kabupaten jember.

Tidak hanya mencuri ponsel miliknya, pencuri juga menusuk perut Nadya memakai pisau.

"Benar, pelaku pencurian dengan kekerasan berhasil kami tangkap. Dia ternyata juga residivis. Pernah dua kali dipenjara dalam kasus pencurian," ujar Kapolsek Sumbersari, Kompol Faruk Mustafa Kamil kepada Surya, Kamis (16/1/2020).

Pencurian yang dilakukan oleh pemuda asal Jl Tawangmangu Kecamatan Sumbersari itu dilakukan pada MInggu (15/12/2019) dini hari. Abduhmasuk ke kamar kos Nadya di Jl Semeru sekitar pukul 04.00 Wib. Ketika itu Nadya tidur di kamarnya.

Abduh masuk setelah membuka jendela kamar tersebut. Dia kemudian mengambil sebuah ponsel milik Nadya yang ditempatkan di meja. Kemudian, dia juga berusaha mencari barang berharga yang lain. Dia membuka lemari di kamar Nadya.

Saat membuka lemari itulah, Nadya mendengarnya. Akhirnya mahasiswi itu terbangun. Dia kaget, dan langsung berteriak. Namun Abduh membekap mulutnya, serta melukai perutnya memakai pisau.

Sementara, teman-teman kos Nadya terbangun mendengar teriakannya. Melihat itu, Abduh bergegas kabur.

"Korban mengalami luka di perut kirinya, namun tidak sampai dijahit. Pelaku lari dengan melompati jendela, jalan yang dipakai untuk masuk," imbuh Faruk.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan oleh Nadya ke Polsek Sumbersari. Polisi pun melakukan penyelidikan. Penyelidikan itu mengarah kepada pelaku, Abduh. Namun rupanya pemuda itu sudah kabur dari rumahnya ketika polisi mencarinya. Satu bulan berselang, akhirnya polisi berhasil membekuk Abduh. Kini dia mendekam di sel tahanan Mapolsek Sumbersari.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved