Berita Nganjuk

Tujuan Kapolres AKBP Handono Subiakto Silaturahmi dengan 12 Perguruan Silat di Kabupaten Nganjuk

Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi bersama Kapolres Nganjuk, AKBP Handono Subiakto tunjukkan surat pernyataan kesepahaman dan pembentukan Forum Per

Tujuan Kapolres AKBP Handono Subiakto Silaturahmi dengan 12 Perguruan Silat di Kabupaten Nganjuk
surya.co.id/ahmad amru muiz
Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi bersama Kapolres Nganjuk, AKBP Handono Subiakto tunjukkan surat pernyataan kesepahaman dan pembentukan Forum Persatuan Pencak Silat Nganjuk. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Polres Nganjuk menggelar silaturhami dengan 12 perguruan pencak silat yang ada di wilayah Kabupaten Nganjuk. Hal itu sebagai upaya Polres Nganjuk menciptakan situasi terjaga tetap aman dan kondusif di wilayah hukumnya.

Kapolres Nganjuk, AKBP Handono Subiakto mengatakan, pencak silat merupakan ilmu bela diri warisan leluhur turun temurun yang harus dilestarikan dan dijaga. Bahkan, dengan banyaknya perguruan silat di Kabupaten Nganjuk menjadi salah satu kekayaan seni dan budaya tersendiri dari nenek moyang.

"Maka dari itu, tali silaturahmi antar perguruan silat di Kabupaten Nganjuk harus terus dibina dan dipertahankan serta dilestarikan sebagai kesenian peninggalan para leluhur kita," kata Handono Subianto dalam Silaturahmi antar perguruan silat di Mapolres Nganjuk, Rabu (15/1/2020).

Disamping itu, menurut Handono, seiring berjalanya waktu dari data yang ada diketahui sejak tahun 2017 hingga tahun 2019 eskalasi atau kejadian terkait dengan permasalahan yang terjadi diantara perguruan silat jumlahnya mengalami peningkatan. Dan dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati serta menghargai persoalan diantara perguruan silat tersebut bisa diselesaikan dengan baik.

"Mari kita semuanya tetap bersama-sama bergandengan tangan. Yang lalu biarlah berlalu, kita buka lembaran baru pada tahun 2020 ini. Semoga kita bisa menihilkan persoalan supaya konflik ataupun geseken antar perguruan silat tidak terjadi di wilayah Kabupaten Nganjuk ini," ucap Handono Subiakto.

Sementara Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, pihaknya berharap kepada pesilat dari berbagai perguruan silat untuk bersama-sama berusaha menciptakan situasi diwilayah Kabupaten Nganjuk yang aman, damai, dan kondusif. Hal itu juga menjadi jaminan jalannya pembangunan di wilayah Kabupaten Nganjuk sehingaa dapat berjalan dengan aman dan lancar.

"Kejadian yang lalu kita tutup sampai disini, mari kita buka kembali lembaran baru di tahun 2020, kita ciptakan bersama-sama Nganjuk yang Guyub Rukun dan Nyawiji," kata Marhaen Djumadi.

Dan kepada para sesepuh, para senior dari Perguruan Silat, tambah Marhaen Djumadi, semuanya agar memberikan informasi atau pencerahan yang positif kepada para yuniornya atau anak-anak perguruan silat untuk tidak melakukan hal-hal yang memicu adanya gesekan antar perguruan pencak silat.

"Silahkan apabila timbul gesekan diselesaikan dengan cepat secara kekeluargaan dan kebersamaan demi Kabupaten Nganjuk yang aman dan damai," tutur Kang Marhaen panggilan Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. 

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved