Berita Kediri

Selama 2019 Bea Cukai Kediri Musnahkan 155 Sex Toys

Selama 2019 Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kediri telah memusnahkan sebanyak 155 sex toys.

Selama 2019 Bea Cukai Kediri Musnahkan 155 Sex Toys
surya/didik mashudi
foto dok - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Cukai Kediri memusnahkan rokok ilegal dan sex toys, Kamis (10/10/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Kediri melakukan pemusanahan barang ilegal. 

Dari sekian banyak barang ilegal yang dimusnahkan, di antaranya terdapat sex toys. 

Selama 2019 Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kediri telah memusnahkan sebanyak 155 sex toys.

Sunarya, Kepala KPPBC Tipe Madya Kediri menjelaskan, selain sex toys, barang ilegal berbahaya yang dimusnahkan terdiri 170.352 batang rokok, 173 botol liquid, 1.372 botol miras, 17 handphone, 3.898 obat suplemen dan kosmetik, 11 spare part mesin motor, 750 aksesoris pakaian dan 2 busur panah.

"Nilai barang yang dimusnahkan senilai Rp 771 juta dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 209 juta," jelas Sunarya pada acara Sambung Roso Bersama Rekan Media di Kantor KPPBC Tipe Madya Kediri, Rabu (15/1/2020).

Alat bantu sex yang disita petugas semuanya merupakan kiriman barang dari luar negeri. Alamat tujuan konsumen alat bantu sex tersebut sebagian besar untuk warga Kediri.

Sedangkan penindakan selama 2019 dilakukan sebanyak 116 kali. Terdiri 45 pelanggaran barang kena cukai, 71 pelanggaran kepabeanan berupa 418.652 batang rokok tanpa pita cukai dan 1.250 liter minuman keras tanpa pita cukai.

Selain itu diamankan 27 botol liquid vape tanpa pita cukai, 95 liter etil alkohol tanpa dokumen kepabeanan serta 117 alat bantu sex.

"Potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 153 juta," jelasnya.

Sunarya juga mengungkapkan, pada 2020 bakal menghadapi berbagai tantangan akibat implementasi kebijakan baru pemerintah terkait kepabeanan dan cukai.

Di antaranya, PMK No 152/2019 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau yang diindikasikan berpotensi meningkatkan peredaran rokok ilegal.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved