Pilkada 2020

Pilkada Tuban 2020, Amir Burhannudin Tanggapi Politik Dinasti: Jika Masyarakat Ingin Ganti, Ya Ganti

Politik dinasti terus disinggung mendekati jatuhnya rekomendasi bagi calon yang sudah mendaftar di PDI Perjuangan.

Pilkada Tuban 2020, Amir Burhannudin Tanggapi Politik Dinasti: Jika Masyarakat Ingin Ganti, Ya Ganti
surya.co.id/m sudarsono
Bacabup sekaligus Bacawabup dari PDI Perjuangan, Amir Burhannudin menanggapi politik Dinasti Tuban, Rabu (15/1/2020) 

SURYA.co.id | TUBAN - Peta politik Pilkada Tuban 2020 kian meruncing setelah merapatnya Poros Perubahan ke PDI Perjuangan dan Gerindra, meski belum resmi deklarasi.

Politik dinasti terus disinggung mendekati jatuhnya rekomendasi bagi calon yang sudah mendaftar di PDI Perjuangan.

Golkar dan PKB sebagai partai yang pernah berkuasa dua periode disinggung Bakal Calon Bupati dari PDI Perjuangan, Amir Burhannudin.

Pria yang juga sebagai Sekjen Asprov PSSI Jatim itu mengamati betul apa yang diinginkan masyarakat.

"Kalau masyarakat ingin ganti dinasti ya ganti, pemilu adalah proses kedaulatan rakyat," kata Amir dalam suatu pertemuan, Rabu (15/1/2020).

Pria asal Desa/ Kecamatan Bancar yang satu-satunya mendaftar sebagai Bacabup dan Bacawabup dari partai banteng itu memahami betul apa yang diinginkan masyarakat.

Selama berproses pasca mendaftar, Amir kerap turun ke lapangan menemui lapisan atau kelompok masyarakat, tak ketinggalan struktur PDI Perjuangan hingga tingkat ranting.

Mereka semuanya sama menginginkan perubahan, menginginkan suatu hal yang baru.

Ditambahkannya, PDI Perjuangan merupakan partai yang jadi rebutan, karena memiliki mesin partai yang bagus hingga merupakan partai pemenang pemilu.

"Kedaulatan rakyat itu mutlak, jika ingin perubahan ya berubah. Saya pikir DPC PDI Perjuangan juga sudah memikirkan hal itu, bagaimana yang terbaik untuk masyarakat Tuban," pungkas pria yang juga sebagai pengurus Ansor pusat.

Sekadar diketahui untuk perolehan kursi di DPRD Tuban, PDI Perjuangan dan Gerindra masing-masing memperoleh 5 kursi.

Sedangkan partai yang tergabung dalam poros perubahan mendapat 12 kursi, rinciannya Demokrat 5 kursi, PAN 3 kursi, PPP dan NasDem masing-masing 2 kursi.

Golkar mendapat 9 kursi, PKB 16 kursi, kemudian ada PKS, Hanura dan PBB masing-masing mendapat 1 kursi.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved