Aturan Blokir STNK Mati 2 Tahun Resmi Berlaku, Begini Resiko Tak Perpanjang Pajak Kendaraan

Aturan penghapusan identitas Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang menunggak pajak selama dua tahun diberlakukan secara nasional. Begini resikonya.

Aturan Blokir STNK Mati 2 Tahun Resmi Berlaku, Begini Resiko Tak Perpanjang Pajak Kendaraan
KOLASE KOMPAS/ACHMAD FAUZI
Aturan Blokir STNK Mati 2 Tahun Resmi Berlaku, Begini Resiko Tak Perpanjang Pajak Kendaraan 

SURYA.co.id - Aturan penghapusan identitas Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sudah menunggak pajak selama dua tahun diberlakukan secara nasional.

Cara perhitungan pajak kendaraan bermotor dihitung sejak masa berlaku lima tahunan terakhir, baik untuk sepeda motor maupun mobil.

Aturan ini berlaku baik sepeda motor maupun mobil.

Berikut rangkumannya.

Pajak STNK
Pajak STNK (KOMPAS OTOMOTIF/Donny Apriliananda)

1. Prioritas untuk kendaraan tak layak pakai

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri Brigjen Halim Pagarra mengatakan, aturan ini merupakan realisasi dari Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 pasal 110.

Namun, aturan ini diprioritaskan untuk kendaraan yang sudah tidak layak pakai, seperti yang sudah tidak digunakan karena rusak berat atau alasan lainnya.

"Benar kami sedang melaksanakannya, tapi saat ini dimulai untuk kendaraan yang sudah tidak layak pakai dahulu. Kendaraan-kendaraan yang sudah lama ditinggalkan atau tidak digunakan karena rusak berat dan sebagainya. Kemudian nanti baru berlanjut ke sana," kata Halim Pagarra, dikutip dari Kompas.

"Lebih lanjut, karena datanya ini secara nasional, jadi saya harus cek Electronic Registrastion and Identification (ERI)," tambahnya.

2. Beri peringatan

Halaman
12
Penulis: Arum Puspita
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved